Dirut PGN Pastikan Pemanfaatan Jargas Rumah Tangga di Sleman Lancar

Kompas.com - 30/09/2024, 20:52 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Direktur Utama (Dirut) PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) Arief Setiawan Handoko melakukan inspeksi langsung pada pengembangan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (27/9/2024).       

Pengembangan jaringan gas di wilayah tersebut menggunakan skema compressed natural gas ( CNG) clustering, karena Sleman belum terhubung dengan jaringan pipa transmisi maupun distribusi gas bumi.

Gas bumi dari Blora diangkut dalam bentuk CNG menggunakan truk Gas Transport Module (GTM), lalu dikompres untuk menurunkan tekanannya sebelum disalurkan ke rumah-rumah pelanggan.

Baca juga: Muncikari Prostitusi Online di Bogor Dapat Komisi Rp 100.000 dari Tiap Pelanggan

Hingga saat ini, sebanyak 3.500 sambungan rumah (SR) telah terpasang dari target 7.000 SR. Jumlah pelanggan akan terus meningkat seiring dengan pembangunan infrastruktur jargas di wilayah Sleman.

"Layanan gas bumi untuk rumah tangga adalah bagian dari kewajiban PGN dalam melaksanakan public service obligation. Kami berkewajiban melayani masyarakat, sekaligus mendukung program net zero emission (NZE)," ujar Arief dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (30/9/2024).

Arief berharap program jargas dapat mengurangi impor liquefied petroleum gas (LPG) dan penggunaan LPG bersubsidi.

Baca juga: Harga Gas LPG 3 Kg Naik Jadi Rp 18.000, Sekda Jateng: Menyesuaikan Saja

"Karena LPG masih diimpor, jargas akan membantu mengurangi beban impor dan subsidi. Semoga semakin banyak ibu-ibu yang menggunakan jargas, karena memasak akan lebih efisien dan cepat," ucapnya.

Arief juga meminta tim PGN di Yogyakarta untuk lebih gencar melakukan sosialisasi pemanfaatan jargas kepada masyarakat, termasuk edukasi tentang keselamatan penggunaan gas bumi.

Mengingat Yogyakarta adalah wilayah pengembangan baru, penting bagi PGN untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat yang wilayahnya dilalui pipa jargas.

Baca juga: Pipa Septic Tank Meledak di China, Kotoran Manusia Berceceran Jatuhi Kendaraan dan Orang-orang

Direktur Utama (Dirut) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arief Setiawan Handoko saat berinteraksi dengan pelanggan jaringan gas (jargas) rumah tangga dan melakukan gas in, Jumat (27/9/2024).            DOK. Humas PGN Direktur Utama (Dirut) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arief Setiawan Handoko saat berinteraksi dengan pelanggan jaringan gas (jargas) rumah tangga dan melakukan gas in, Jumat (27/9/2024).            

Selama kunjungan, Arief juga berinteraksi dengan pelanggan dan melakukan gas in. Ia menekankan pentingnya keselamatan.

"Keselamatan adalah prioritas utama. Gas bumi sifatnya lebih ringan dari udara, jadi jika ada kebocoran, gas bumi mudah terdeteksi karena diberi aroma tambahan, dan pelanggan dapat segera menutup katupnya," jelasnya.

Keamanan jargas tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi salah satu pelanggan PGN, Maria. Ia mengaku senang karena jargas tersedia 24 jam.

"Pembayarannya juga mudah, bisa melalui mobile banking, e-wallet, atau minimarket terdekat," ujarnya.

Baca juga: Pria Bersenjata Celurit Rampok Minimarket di Tulungagung, Terekam Kamera Pengawas

Senada dengan Maria, Ita, menyambut antusias program konversi ke gas bumi.

"Sebelumnya kami menggunakan tabung gas dengan berbagai ukuran. Setelah PGN menawarkan konversi, kami tidak perlu khawatir kehabisan gas karena bisa digunakan setiap saat, dan pembayarannya bisa online,” ucapnya.

Ita berharap PGN dapat menyosialisasikan kepada masyarakat, terutama ibu-ibu bahwa gas dari PGN lebih baik dari segi keamanan dan efisiensi.

Terkini Lainnya
PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN
PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN
SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

PGN
PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN
PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN
FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

PGN
Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

PGN
Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi dan 6 Penghargaan Lain di CSR PDB Award 2025

Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi dan 6 Penghargaan Lain di CSR PDB Award 2025

PGN
PGN Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Stasiun Gas Bojonegara di Cilegon

PGN Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Stasiun Gas Bojonegara di Cilegon

PGN
Kontribusi Aktif PGN Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

Kontribusi Aktif PGN Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

PGN
PGN Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi, Dorong Swasembada dan Transisi Energi Bersih

PGN Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi, Dorong Swasembada dan Transisi Energi Bersih

PGN
Tingkatkan Layanan Gas Bumi Sumut, PGN Gagas Bangun

Tingkatkan Layanan Gas Bumi Sumut, PGN Gagas Bangun "Mother Station CNG" di Medan

PGN
PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

PGN
City Gas Tour 2025 Sambangi Dumai dan Pekanbaru, PGN Sosialisasikan Keunggulan Gas Bumi

City Gas Tour 2025 Sambangi Dumai dan Pekanbaru, PGN Sosialisasikan Keunggulan Gas Bumi

PGN
PGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

PGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

PGN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com