Genjot Utilisasi Gas Bumi Jateng, PGN Salurkan 8 BBTUD ke Produsen Kaca di KIT Batang

Kompas.com - 28/07/2024, 13:36 WIB
DWN,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melaksanakan penyaluran gas bumi (gas-in) perdana ke PT KCC Glass Indonesia, selaku produsen kaca lembaran yang berlokasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

Pabrik tersebut berencana menggunakan gas sebanyak 8 billion british thermal unit per day (BBTUD).

Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara PGN dan KCC Glass Indonesia telah ditandatangani pada Februari 2024. Penyaluran gas ini akan meningkat secara bertahap.

Pengaliran gas tersebut juga bertepatan dengan kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ke KIT Batang pada Jumat (26/7/2024).

Baca juga: BPH Migas Sosialisasikan Surat Rekomendasi di Pontianak Guna Pastikan BBM Bersubsidi Terdistribusi Tepat Sasaran

PGN telah membangun infrastruktur distribusi gas bumi sepanjang 5 kilometer (km) dengan diameter 8 inci di KIT Batang, yang menghubungkan dengan pipa transmisi Cirebon-Semarang tahap I (Cisem-1).

Untuk menyuplai gas ke KCC Glass, PGN menggunakan pasokan dari PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Jambaran Tiung Biru (JTB).

Dengan demikian, pemenuhan gas ke KCC Glass Indonesia adalah bagian dari peningkatan pemanfaatan pipa transmisi Cisem-1 dan sumur domestik di lapangan gas JTB.

Direktur Utama (Dirut) PGN Arief Setiawan Handoko mengatakan bahwa PGN akan terus menjaga komitmennya untuk memastikan penyaluran gas yang stabil, karena ini penting untuk operasi KCC Glass.

Baca juga: Lampu Padam Saat Tina Akan Hadapi Operasi Caesar di RS Citra Arafiq, padahal Tubuh Sudah Dibius

“Keandalan infrastruktur yang telah terintegrasi akan terus dijaga agar penyaluran gas berlangsung aman dan lancar, sehingga penggunaan gas bumi PGN dapat memberikan manfaat ekonomi bagi industri,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (28/7/2024).

PGN juga tengah mempercepat penyerapan gas bumi di Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim). Dengan adanya integrasi pipa Gresik-Semarang (Gresem) dan pipa Cisem-1, PGN dapat melanjutkan pengembangan untuk pengguna akhir.

Integrasi infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan penyerapan gas bumi di Jateng dari 48 BBTUD menjadi 60-70 BBTUD.

Baca juga: Optimasikan Integrasi Infrastruktur, PGN Berupaya Tingkatkan Pemanfaatan Gas Bumi hingga 70 BBTUD di Jateng

Sebelumnya, PGN menggunakan moda transportasi compressed natural gas (CNG) untuk memenuhi kebutuhan gas di Jateng, mengingat wilayah tersebut belum terhubung dengan jaringan pipa gas bumi.

“Integrasi infrastruktur ini tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah dan badan usaha untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi di Jateng-Jatim. Kami berharap permintaan gas juga meningkat, dan PGN akan terus memacu distribusi gasnya,” kata Arief.

Ia menambahkan bahwa pemenuhan energi gas bumi di KIT Batang adalah tindak lanjut dari arahan pemerintah mengenai pembangunan infrastruktur gas di kawasan tersebut.

Kawasan industri tersebut diharapkan menjadi contoh untuk pengembangan kawasan industri lainnya. PGN juga mendukung penuh pemanfaatan pipa Cisem-1 yang terhubung dengan KIT Batang.

Baca juga: Kemenhub Berencana Bangun Pelabuhan di KIT Batang pada 2025

Sejak gas bumi mulai mengalir di KIT Batang pada akhir 2023, sudah ada satu pelanggan eksisting PGN, yaitu PT Rumah Keramik Indonesia (RKI), yang menggunakan gas sebesar 1 BBTUD.

PGN terus berupaya menambah pelanggan pengguna gas bumi di KIT Batang dan dalam waktu dekat akan ada penyaluran gas ke salah satu produsen peralatan medis.

“PGN siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keandalan infrastruktur dan pasokan gas bumi di Jateng. Kami sangat bangga dapat menjadi penyedia energi yang mendukung pertumbuhan investasi dan daya saing industri di KIT Batang serta kawasan industri lainnya,” tutur Arief.

Terkini Lainnya
PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN
PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN
SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

PGN
PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN
PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN
FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

PGN
Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

PGN
Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi dan 6 Penghargaan Lain di CSR PDB Award 2025

Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi dan 6 Penghargaan Lain di CSR PDB Award 2025

PGN
PGN Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Stasiun Gas Bojonegara di Cilegon

PGN Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Stasiun Gas Bojonegara di Cilegon

PGN
Kontribusi Aktif PGN Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

Kontribusi Aktif PGN Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

PGN
PGN Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi, Dorong Swasembada dan Transisi Energi Bersih

PGN Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi, Dorong Swasembada dan Transisi Energi Bersih

PGN
Tingkatkan Layanan Gas Bumi Sumut, PGN Gagas Bangun

Tingkatkan Layanan Gas Bumi Sumut, PGN Gagas Bangun "Mother Station CNG" di Medan

PGN
PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

PGN
City Gas Tour 2025 Sambangi Dumai dan Pekanbaru, PGN Sosialisasikan Keunggulan Gas Bumi

City Gas Tour 2025 Sambangi Dumai dan Pekanbaru, PGN Sosialisasikan Keunggulan Gas Bumi

PGN
PGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

PGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

PGN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com