Pascaintegrasi Infrastruktur di Jateng, Distribusi Gas Bumi Sektor Komersial di Semarang Menggeliat 

Kompas.com - 21/07/2024, 15:43 WIB
I Jalaludin S,
Sheila Respati

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara ( PGN) Tbk mendapatkan angin segar untuk memperluas pasar ke sektor komersial di Jawa Tengah (Jateng). Ini merupakan dampak dari integrasi infrastruktur transmisi Gresem, Pipa Cisem I, dan jaringan pipa distribusi PGN. 

Integrasi itu juga menjadi fasilitas penting untuk optimalisasi pasokan, terutama dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB).

Area Head Semarang Sugianto Eko Cahyono menerangkan, pasar komersial di area Semarang banyak bergerak di bidang perhotelan. 

Dengan menggunakan pipa, kapasitas volume dan keandalan gas yang disalurkan ke pelanggan meningkat. 

Menurutnya, PGN tetap menjaga nilai lebih gas bumi agar bisa didapatkan pelanggan, yakni pasokan terjamin 24 jam, efisien, aman, dan ramah lingkungan.

Baca juga: Optimasikan Integrasi Infrastruktur, PGN Berupaya Tingkatkan Pemanfaatan Gas Bumi hingga 70 BBTUD di Jateng

Salah satu pelanggan komersial yang kini menggunakan gas pipa PGN adalah Hotel Gumaya. 

Hotel bintang lima ini menggunakan gas bumi PGN sebesar 500 million British Thermal Units (MMBTU) per bulan atau setara 14 kiloliter bahan bakar minyak (BBM) per bulan.

Adapun Hotel Gumaya menggunakan gas bumi untuk keperluan kitchen dan laundry

Chief Engineering Hotel Gumaya Rohayat mengatakan, pemanfaatan gas bumi PGN memberikan efisiensi biaya energi kurang lebih 40 persen. 

“Selain itu, aspek safety yang menjadi concern operasi dari PGN sebagai bagian dari keluarga besar Pertamina Grup, menjadi salah satu pertimbangan kami memilih gas bumi," ujarnya dalam siaran pers, Minggu (21/7/2024). 

Penggunaan pipa juga lebih terjamin pasokannya dan membantu dalam kalkulasi penggunaan energi per bulannya. 

Baca juga: Agar Manfaat Gas Langsung ke Masyarakat, BPH Migas Dorong PGN Tingkatkan Utilisasi Jargas

Selain itu, terdapat catatan pemakaian gas sehingga memudahkan perhitungan preventif terkait pengeluaran untuk operasional sehari-hari.

Rohayat menilai, tekanan gas untuk dapur dan laundry terpantau stabil. Sejauh ini, kata dia, keandalan gas juga stabil.

Sambutan dan kesan positif penggunaan gas bumi PGN dari pelanggan mendorong optimisme PGN untuk menjangkau pasar komersial lebih luas lagi di Jateng. 

Dengan adanya pasokan dan infrastruktur yang menunjang, PGN berharap kelancaran dalam komersialisasi maupun layanan gas untuk pelanggan. 

Sebab, gas bumi yang ramah lingkungan juga memiliki peran dalam mendukung green business.

Saat ini, PGN area Semarang melayani untuk 31 industri dan komersial, 29 pelanggan kecil, dan satu pembangkit listrik. 

Baca juga: Customer Business Meeting, PGN Tegaskan Dukungan Pemanfaatan Gas Bumi Industri secara Berkelanjutan

Volume penyerapan di pelanggan industri-komersial meningkat dari 0,5 Billion British thermal units per day (BBTUD) menjadi 3,5 BBTUD pascaintegrasi Gresem, Pipa Cisem I, dan pipa distribusi PGN.

 

 

Terkini Lainnya
PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN
PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN
SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

PGN
PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN
PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN
FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

PGN
Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

PGN
Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi dan 6 Penghargaan Lain di CSR PDB Award 2025

Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi dan 6 Penghargaan Lain di CSR PDB Award 2025

PGN
PGN Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Stasiun Gas Bojonegara di Cilegon

PGN Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Stasiun Gas Bojonegara di Cilegon

PGN
Kontribusi Aktif PGN Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

Kontribusi Aktif PGN Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

PGN
PGN Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi, Dorong Swasembada dan Transisi Energi Bersih

PGN Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi, Dorong Swasembada dan Transisi Energi Bersih

PGN
Tingkatkan Layanan Gas Bumi Sumut, PGN Gagas Bangun

Tingkatkan Layanan Gas Bumi Sumut, PGN Gagas Bangun "Mother Station CNG" di Medan

PGN
PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

PGN
City Gas Tour 2025 Sambangi Dumai dan Pekanbaru, PGN Sosialisasikan Keunggulan Gas Bumi

City Gas Tour 2025 Sambangi Dumai dan Pekanbaru, PGN Sosialisasikan Keunggulan Gas Bumi

PGN
PGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

PGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

PGN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com