Permudah Konsumen Berlangganan Gaskita, PGN Hadirkan Layanan Daftar Online

Kompas.com - 02/03/2023, 18:17 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku subholding gas Pertamina terus meningkatkan layanan digital dalam layanan produknya.

Peningkatan layanan tersebut diwujudkan PGN dalam program jaringan gas (jargas) komersial dan rumah tangga, dengan menyediakan channel pendaftaran online melalui laman pgas.id atau PGN Mobile.

Layanan tersebut dihadirkan PGN untuk mempermudah konsumen berlangganan jargas rumah tangga “GasKita,” yang saat ini sedang gencar disosialisasikan di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Tangerang Selatan (Tangsel).

Seperti diketahui, PGN telah menargetkan pembangunan jargas sebanyak 12.900 untuk sambungan rumah tangga (SRT) di wilayah Yogyakarta. Sementara di Tangsel, PGN menargetkan pembangunan sebanyak 36.000 SRT.

General Manager Sales and Operating Region (SOR) III PGN Edi Armawiria mengatakan bahwa pihaknya masih membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk mendaftar berlangganan jargas di Kota Yogyakarta dan Sleman.

Baca juga: Pelayanan Bea Cukai Yogyakarta Tidak Terpengaruh Rencana Pencopotan Eko Darmanto

“Dengan pendaftaran online, calon pelanggan dapat mendaftar berlangganan GasKita kapan pun dan di mana pun,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (2/3/2023).

Pada laman pendaftaran GasKita, lanjut dia, calon pelanggan diarahkan untuk mengisi data alamat rumah yang akan dipasang jargas.

“Beberapa data (untuk pendaftaran) juga kami butuhkan, di antaranya mengenai penggunaan listrik yang selama ini dipakai, bahan bakar yang digunakan sebelumnya dalam satu bulan, dan peralatan gas yang dipakai,” jelas Edi.

Setelah itu, kata dia, calon pelanggan kemudian akan diminta untuk mengisi nama sesuai dengan kartu identitas, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon yang dapat dihubungi, serta alamat email.

Baca juga: Akhirnya Balas Email, Dosen UII Ahmad Munasir Mengaku Alihkan Rute ke Amerika Serikat karena Kondisi Kesehatan

Selanjutnya, kata Edi, PGN akan melakukan verifikasi dan evaluasi data yang telah dimasukkan. Kemudian, PGN akan melakukan pembangunan infrastruktur gas bumi ke lokasi calon pelanggan.

PGN cepat beradaptasi

Ilustrasi pegawai PGN sedang melakukan pengecekan jargas.DOK. Humas PGN Ilustrasi pegawai PGN sedang melakukan pengecekan jargas.

Pada kesempatan yang sama, General Manager SOR II PGN Sonny Rahmawan Abdi mengungkapkan bahwa PGN selama ini telah beradaptasi cepat dengan kemajuan teknologi yang ada.

“Seperti saat ini, digitalisasi cukup masif dan cocok diterapkan dalam layanan jargas rumah tangga PGN,” ujarnya.

Apalagi, sebut Sonny, PGN tengah melakukan ekspansi pembangunan di wilayah Tangsel. Dengan begitu, ia meyakini bahwa pendaftaran secara online melalui pgas.id atau PGN Mobile akan lebih efisien dan praktis.

Sonny berharap, layanan digital tersebut juga dapat membantu PGN dalam mempercepat pencapaian target pembangunan.

Baca juga: IEA: Pertumbuhan Energi Bersih Imbangi Kenaikan Emisi CO2

Lebih lanjut, Sonny menjelaskan kelebihan penggunakan jargas GasKita. Salah satunya adalah bisa memenuhi dan memberikan kenyamanan dalam menggunakan gas rumah tangga.

Tidak hanya itu, kata dia, penggunakaan jargas juga praktis, modern, aman, dan suplai gas tersedia 24 jam.

"Menggunakan jargas juga tidak perlu menggunakan peralatan memasak yang baru, setelah kompor dikonversi ke jargas,” jelasnya.

Terkait pemasangan, Sonny mengatakan bahwa PGN memberikan gratis instalasi pipa sampai dengan kompor maksimal 15 meter (m), gratis konversi kompor maksimal dua tungku, gratis satu kali inspeksi dan peralatan pipa, serta asuransi kebakaran.

Terkait pembayaran, Edi Armawiria menjelaskan, sistem pembayaran jargas rumah tangga dibayarkan sebulan sekali sesuai dengan jumlah pemakaian.

Baca juga: PGN Gandeng PT PGAS Solution Bangun 36.000 Jargas di Kawasan Bintaro

“Tagihan pembayaran gas disampaikan melalui email atau Short Message Service (SMS). Kemudian pembayaran dilakukan dengan nomor identification (ID) Pelanggan bisa melalui berbagai channel transaksi,” jelas Edi.

Adapun channel yang dimaksud, seperti ATM Bank, e-commerce Tokopedia, Sophee, blibli, Gopay, LinkAja, Dana, Payment Point Online Bank (PPOB), Alfamart, Alfamidi, Indomaret, dan Pegadaian.

Sebagai informasi, PGN terus menjaga komitmen dalam perluasan jargas di berbagai daerah.

Hal ini dilakukan sebagaimana tercantum dalam roadmap program prioritas subholding gas pada 2023 untuk menuju target 4 juta SR pada 2024.

Baca juga: Pelindo Rombak Jajaran Direksi Subholding Petikemas Sesuai Kewenangan Pemegang Saham

Selain sebagai utilisasi energi domestik, gas bumi untuk rumah tangga juga berkontribusi dalam penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan, serta membantu menurunkan impor dan subsidi energi.

Terkini Lainnya
Sabet HR Asia Awards 2026, PGN Ungkap Strategi Jaga Loyalitas 2.700 Karyawan

Sabet HR Asia Awards 2026, PGN Ungkap Strategi Jaga Loyalitas 2.700 Karyawan

PGN
SAKA Kantongi Restu Pengembangan Lapangan Ronggolawe, Produksi Diproyeksikan Capai 5.126 BOPD

SAKA Kantongi Restu Pengembangan Lapangan Ronggolawe, Produksi Diproyeksikan Capai 5.126 BOPD

PGN
PGN Gandeng Pertagas Resmikan CISEM II, Perkuat Fondasi Bisnis dan Infrastruktur Energi

PGN Gandeng Pertagas Resmikan CISEM II, Perkuat Fondasi Bisnis dan Infrastruktur Energi

PGN
PGN Kuasai 91 Persen Pasar Gas Nasional, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

PGN Kuasai 91 Persen Pasar Gas Nasional, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

PGN
PGN Bagikan Dividen Rp 3 Triliun, Pertahankan Rasio Pembayaran 80 Persen

PGN Bagikan Dividen Rp 3 Triliun, Pertahankan Rasio Pembayaran 80 Persen

PGN
Gebrakan PGN di IPA Convex 2026, Siap Garap Studi Transportasi CO2 untuk Pengembangan Blue Ammonia 

Gebrakan PGN di IPA Convex 2026, Siap Garap Studi Transportasi CO2 untuk Pengembangan Blue Ammonia 

PGN
Optimalkan Pemanfaatan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi Blok Masela

Optimalkan Pemanfaatan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi Blok Masela

PGN
Siasat PGN di IPA Convex 2026, Perkuat Pasokan Gas Nasional lewat Jalur Pipa dan LNG

Siasat PGN di IPA Convex 2026, Perkuat Pasokan Gas Nasional lewat Jalur Pipa dan LNG

PGN
PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN
PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN
SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

PGN
PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN
PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN
FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

PGN
Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

PGN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com