PGN Laksanakan Terobosan LNG Guna Tingkatkan Sinergi dan Pemanfaatan Teknologi

Kompas.com - 15/09/2022, 20:16 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina kembali melaksanakan terobosan terbaru dalam pemanfaatan liquefied natural gas ( LNG), yakni proyek inisiatif energi gas bumi dan LNG yang low carbon.

 

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan mengatakan, PGN terus mengintegrasikan infrastruktur pipa dan nonpipa untuk meningkatkan utilisasi gas bumi sebagai energi bersih.

“PGN terus menjalankan mandat untuk security supply, memanfaatkan teknologi dan inisiatif produk-produk energi bersih nasional, serta bersinergi dengan beberapa mitra dalam pengembangan produk maupun proyek,” ungkap Heru dalam keterangan persnya, Kamis (15/9/2022).

Hal tersebut disampaikan oleh Heru saat menghadiri acara Gastech Exhibition & Conference 2022 di Milan, Senin (5/9/2022) hingga Kamis (8/9/2022).

Pada sektor transportasi darat, PGN juga menyediakan layanan LNG Mobile Refueling Unit (MRU) di 14 lokasi di Indonesia.

Baca juga: Peran Strategis PGN dalam Mengedepankan Pemanfaatan Gas Bumi dan Menjaga Ketahanan Migas

Heru mengatakan, LNG MRU akan ditingkatkan seiring dengan percepatan pembangunan jalan tol, khususnya di Jawa dan Sumatera serta penambahan jumlah truk logistik.

Demand LNG untuk transportasi darat sebesar 12 billion british thermal unit per day (BBTUD) dalam 10 tahun ke depan. Selain lebih bersih dibandingkan bahan bakar diesel, LNG juga lebih terjangkau. Penghematan yang didapatkan sebesar 20 persen untuk kendaraan truk,” jelas Heru.

Tak hanya itu saja, PGN juga turut menjalankan mandat dari pemerintah untuk menjadikan LNG sebagai alternatif energi bagi pembangkit listrik di berbagai titik di Indonesia bagian tengah dan timur.

Adapun ketepatan teknis tersebut direncanakan secara matang agar alokasi LNG sekitar 83 BBTUD agar penggunaannya bisa lebih optimal.

Baca juga: Dukung Transisi Hemat Energi, PGN Optimalkan Layanan Gas Bumi ke Fajar Paper

PGN terus mengintegrasikan infrastruktur untuk meningkatkan utilisasi gas bumi sebagai energi bersih dan menjadikannya sebagai pusat LNG trading Asia dan destinasi LNG Hub Global. DOK. Humas PGN PGN terus mengintegrasikan infrastruktur untuk meningkatkan utilisasi gas bumi sebagai energi bersih dan menjadikannya sebagai pusat LNG trading Asia dan destinasi LNG Hub Global.

“Untuk bisa memenuhi kebutuhan energi di Indonesia sebagai negara kepulauan, pengembangan beyond pipeline untuk distribusi LNG adalah keharusan. Demand LNG retail diperkirakan meningkat hingga 119 BBTUD dalam 10 tahun ke depan.

“Target ini dinilai cukup untuk menantang dalam penyediaan infrastruktur LNG seperti isotank, microbulk, tabung VGL, dan sebagainya, serta mengutamakan skema logistik yang seefisien mungkin,” ujar Heru.

Selain LNG, terobosan beyond pipeline lainnya yang dilakukan oleh PGN meliputi pengembangan Gaslink Cylinder, yakni CNG yang disalurkan untuk sektor usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM), pengembangan carbon capture, utilization, and storage (CCUS) dengan PT Pupuk Iskandar Muda, serta pengembangan biomethane dan hidrogen.

Lebih lanjut, kata dia, kehadiran PGN pada Gastech Exhibition & Conference 2022 merupakan ajang untuk memperkenalkan tanggung jawab subholding gas di dunia internasional.

Hal itu bertujuan untuk menjaga ketahanan energi di Indonesia dengan mengupayakan berbagai sumber energi bersih domestik guna memenuhi permintaan dalam negeri, menjamin pasokan, reliability, dan affordability bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: PGN Fokus Tingkatkan Utilisasi Gas Bumi dan Jaga Ketahanan Energi

“Seperti saat ini sudah berjalan adalah pengembangan Arun LNG Hub yang dikelola oleh PT Perta Arun Gas (PAG) selaku afiliasi Subholding Gas. Lokasi Arun yang strategis menjadikannya sebagai pusat LNG trading Asia dan destinasi LNG Hub Global, seperti China, Australia, Angola, Mesir, dan Amerika Serikat,” kata Heru.

Sebagai informasi, PAG berencana untuk membangun tiga unit tangka LNG storage baru dengan masing-masing kapasitas 180.000 meter kubik (M3) dalam rangka menjadikan Arun sebagai LNG hub leader di Asia pada 2030.

Direktur Utama (Dirut) PT Perta Arun Gas (PAG) Bara Ilmarosa mengatakan, LNG dapat dijadikan sebagai alternatif energi bersih bahan bakar kapal.

Oleh karenanya, PGN melakukan kemitraan dengan strategic partner dengan pemanfaatan infrastruktur yang ada di PT Badak LNG dengan melakukan terobosan menginisiasi proyek LNG Bunkering pertama di Indonesia.

“Salah satu strategi yang dilakukan adalah berpartner dengan mitra dari internasional. Untuk saat ini, eksisting ada empat tangki LNG, yakni dua untuk domestik dan dua untuk internasional. Dalam memasuki pasar, kami bermitra dengan mitra dari Eropa dan Asia. Untuk selanjutnya, kami berencana meningkatkan lagi jumlah tangki,” jelas Bara.

Selanjutnya, Bara menambahkan, Gastech Exhibition & Conference 2022 menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan secara lebih luas mengenai proyek LNG ke depan dan menjadikan Subholding Gas sebagai LNG player di dunia.

Terkini Lainnya
PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN
PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN
SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

PGN
PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN
PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN
FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

PGN
Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

PGN
Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi dan 6 Penghargaan Lain di CSR PDB Award 2025

Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi dan 6 Penghargaan Lain di CSR PDB Award 2025

PGN
PGN Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Stasiun Gas Bojonegara di Cilegon

PGN Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Stasiun Gas Bojonegara di Cilegon

PGN
Kontribusi Aktif PGN Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

Kontribusi Aktif PGN Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

PGN
PGN Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi, Dorong Swasembada dan Transisi Energi Bersih

PGN Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi, Dorong Swasembada dan Transisi Energi Bersih

PGN
Tingkatkan Layanan Gas Bumi Sumut, PGN Gagas Bangun

Tingkatkan Layanan Gas Bumi Sumut, PGN Gagas Bangun "Mother Station CNG" di Medan

PGN
PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

PGN Ajak Jurnalis Naik Taksi BBG dalam Roadshow AJP 2025 Teritori Jatimbalinus

PGN
City Gas Tour 2025 Sambangi Dumai dan Pekanbaru, PGN Sosialisasikan Keunggulan Gas Bumi

City Gas Tour 2025 Sambangi Dumai dan Pekanbaru, PGN Sosialisasikan Keunggulan Gas Bumi

PGN
PGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

PGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

PGN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com