HUT Ke-57, PGN Luncurkan "City Gas Tour" di 6 Kota di Pulau Jawa

Kompas.com - 13/05/2022, 15:03 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) sebagai subholding gas PT Pertamina (Persero) meluncurkan program City Gas Tour di berbagai kota di Indonesia.

Program City Gas Tour diluncurkan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 PGN. Adapun tujuannya guna mendukung program strategis nasional (PSN) dengan target 1 juta sambungan rumah (SR).

“Sejalan dengan akselerasi program jaringan gas (jargas), kami memanfaatkan momentum HUT ke-57 PGN yang bertepatan pada hari ini, Jumat (13/5/2022), meluncurkan program City Gas Tour,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PGN Fadjar Harianto Widodo, dalam siaran persnya, Jumat.

Program City Gas Tour, lanjut dia, akan mengunjungi enam kota di Pulau Jawa, yaitu Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Magelang, Semarang, Karawang, dan Bekasi dalam kurun waktu dari Jumat (13/5/2022) hingga Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Pertamina Gandeng Osaka Gas, JGC Holdings, dan Inpex Garap Proyek Gas Bersih Bio-Metana

Pernyataan tersebut Fadjar sampaikan dalam acara peluncuran City Gas Tour bersama Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Penunjang Bisnis PGN Beni Syarif Hidayat, Jumat.

Untuk diketahui, City Gas Tour merupakan aktivitas brand activation menggunakan mobil berbahan bakar dual fuel, yaitu Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Gas (BBG).

Food truck yang telah dikonversi menggunakan bahan bakar gas itu rencananya akan menyambangi enam kota di Pulau Jawa.

Dalam agenda keliling tersebut, City Gas Tour akan melakukan sosialisasi penggunaan gas bumi pada kehidupan sehari-hari dan beragam manfaatnya.

Baca juga: PGN dan PRPP Kerja Sama Sediakan Gas Bumi di GRR Tuban

Melalui City Gas Tour, PGN berupaya meningkatkan awareness masyarakat terkait alternatif energi bersih yang aman dan memiliki banyak fungsi, yaitu gas bumi.

“Semoga dengan adanya sosialisasi tentang pemanfaatan dan keamanan penggunaan gas bumi ini, masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik. Dan selanjutnya dapat mendukung target SR dalam pelaksanaan program perusahaan,” ujar Fadjar.

Titik yang didatangi City Gas Tour

Pelepasan Program City Gas Tour.DOK. Humas PGN Pelepasan Program City Gas Tour.

Pada kesempatan tersebut, Fadjar mengungkapkan, City Gas Tour akan mendatangi beberapa titik melalui wilayah Jawa bagian selatan. Utamanya yang belum dilalui oleh jalur pipa distribusi gas bumi.

Dengan memanfaatkan potensi sumber gas secara optimal, ia meyakini, pertumbuhan ekonomi dan multiplier effect atau efek berganda bagi wilayah tersebut dapat meningkat.

Baca juga: Bangun Jaringan Gas Bumi, Waskita Teken Kontrak Rp 92,6 Miliar

“Oleh karena itu, PGN dapat membawa sumber gas dari manapun yang dapat di utilisasi untuk masyarakat setempat dengan mengkombinasi pipeline dan beyond pipeline menggunakan Liquified Natural Gas (LNG) serta Compressed Natural Gas (CNG),” ujar Fadjar.

Pada enam daerah tujuan City Gas Tour, lanjut dia, akan dilaksanakan serangkaian kegiatan brand activation di titik - titik area keramaian atau area pengembangan PGN.

Adapun kegiatan tersebut meliputi sosialisasi produk, sosialisasi keamanan gas, registrasi berlangganan gas, demo masak, kuis offline dan online, penjualan makanan dan minuman serta merchandise PGN.

“Dengan target pemasangan 1 juta jargas pada 2022, angka sebesar itu merupakan jumlah yang sangat menantang dan membutuhkan berbagai strategi. Hal guna mendukung percepatan program jargas," ujar Fadjar.

Baca juga: Lewat Gaskita Pintar, PGN Targetkan 154.000 Jargas Rumah Tangga di Wilayah DKI Jakarta

Ia menjelaskan, untuk rute pertama pada Sabtu (14/5/2022) adalah DIY, tepatnya di teras Malioboro.

Setelah itu, tour berlanjut ke konser pagelaran musik Balkonjazz di Desa Balkondes Karangrejo, Magelang.

“Pada Minggu (14/5/2022) dan Senin (16/5/2022), rute gas tour bergeser ke lokasi – lokasi target pelanggan gas bumi PGN, yaitu Tlogosari, Semarang dan Teluk Jambe, Karawang,” jelas Fadjar.

Terakhir, pada Selasa (16/5/2022), lokasi City Gas Tour beralih ke Bekasi dan kemudian kembali ke Kantor Pusat PGN di Jakarta Pusat.

Baca juga: Lanjutkan Tren Positif, PGN Subholding Gas Pertamina Bukukan Laba Bersih Rp 1,7 Triliun Triwulan I 2022

Hingga saat ini, PGN diketahui telah beroperasi di 17 provinsi di Indonesia yang meliputi 67 kabupaten dan kota. PGN pun menyatakan akan terus melakukan ekspansi ke wilayah lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Beni Syarif Hidayat mengatakan, kegiatan yang digelar sejalan dengan komitmen PGN.

“Acara ini juga sejalan dengan komitmen PGN dalam menerapkan environmental, social, governance (ESG), yaitu terus berupaya menekan emisi karbon dan meningkatkan penggunaan gas bumi sebagai sumber energi bersih,” ujarnya.

 

Terkini Lainnya
Sabet HR Asia Awards 2026, PGN Ungkap Strategi Jaga Loyalitas 2.700 Karyawan

Sabet HR Asia Awards 2026, PGN Ungkap Strategi Jaga Loyalitas 2.700 Karyawan

PGN
SAKA Kantongi Restu Pengembangan Lapangan Ronggolawe, Produksi Diproyeksikan Capai 5.126 BOPD

SAKA Kantongi Restu Pengembangan Lapangan Ronggolawe, Produksi Diproyeksikan Capai 5.126 BOPD

PGN
PGN Gandeng Pertagas Resmikan CISEM II, Perkuat Fondasi Bisnis dan Infrastruktur Energi

PGN Gandeng Pertagas Resmikan CISEM II, Perkuat Fondasi Bisnis dan Infrastruktur Energi

PGN
PGN Kuasai 91 Persen Pasar Gas Nasional, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

PGN Kuasai 91 Persen Pasar Gas Nasional, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang

PGN
PGN Bagikan Dividen Rp 3 Triliun, Pertahankan Rasio Pembayaran 80 Persen

PGN Bagikan Dividen Rp 3 Triliun, Pertahankan Rasio Pembayaran 80 Persen

PGN
Gebrakan PGN di IPA Convex 2026, Siap Garap Studi Transportasi CO2 untuk Pengembangan Blue Ammonia 

Gebrakan PGN di IPA Convex 2026, Siap Garap Studi Transportasi CO2 untuk Pengembangan Blue Ammonia 

PGN
Optimalkan Pemanfaatan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi Blok Masela

Optimalkan Pemanfaatan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi Blok Masela

PGN
Siasat PGN di IPA Convex 2026, Perkuat Pasokan Gas Nasional lewat Jalur Pipa dan LNG

Siasat PGN di IPA Convex 2026, Perkuat Pasokan Gas Nasional lewat Jalur Pipa dan LNG

PGN
PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN Perkuat Infrastruktur dan Kolaborasi, Hadapi Tantangan Bisnis 2026

PGN
PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN SOR III Area Kalimantan Tingkatkan Kesadaran Keamanan Penggunaan Gas Bumi bagi Masyarakat Tarakan

PGN
SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

SPBG Ngagel Layani Kebutuhan Bahan Bakar Gas Masyarakat Surabaya

PGN
PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Penyaluran Gas Bumi Berjalan Optimal

PGN
PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN Andalkan Offtake Tandes untuk Penyaluran Gas Bumi di Wilayah Surabaya

PGN
FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Bukti PGN Perkuat Layanan Gas Bumi 

PGN
Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Siap Beroperasi Akhir 2025

PGN
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com