Dukung Pembatasan Sosial, PGN Terapkan Catat Meter Mandiri dan Dorong Pembayaran Daring

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Rabu, 8 April 2020
Aplikasi Catat Meter Mandiri dari PGN yang bisa digunakan untuk melaporkan pencatatan pemakaian gas.DOK. Humas PGN Aplikasi Catat Meter Mandiri dari PGN yang bisa digunakan untuk melaporkan pencatatan pemakaian gas.

KOMPAS.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) mengeluarkan kebijakan pencatatan pemakaian gas selama status darurat pandemi Covid-19 untuk Pelanggan Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil.

Dengan kebijakan ini, pencatatan angka stand meter yang biasa dilakukan petugas dari PGN akan dilakukan secara mandiri oleh pelanggan guna mendukung gerakan pembatasan sosial (social distancing).

Direktur Komersial PGN, Dilo Seno Widagdo mengungkapkan, kebijakan ini diputuskan dengan berbagai pertimbangan dan tetap mengutamakan kenyamanan pelanggan.

Dalam pelaporannya nanti, pelanggan dapat melaporkan dengan cara mengirimkan foto angka stand meter dan caption NomorPelanggan#angkaStand ke Whatsapp dengan nomor 083820341177.

Selain itu, bisa juga melalui aplikasi Catat Meter Mandiri yang bisa diunduh di Google Playstore, lalu tinggal memilih menu “pencatatan langsung”.

Baca juga: Sejalan dengan PLN, Ini Upaya PGN Dukung Aktivitas Masyarakat di Rumah

“Pelanggan disarankan untuk melakukan registrasi, agar ke depannya mendapatkan kemudahan lainnya,” ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (8/4/2020).

Selain Pencatatan Langsung, lanjut Dilo, aplikasi ini juga memiliki menu lain, seperti riwayat pemakaian selama tiga bulan terakhir dan pelaporan gangguan.

“Melalui aplikasi ini, diharapkan pelayanan untuk pelanggan dapat tetap berjalan, sekaligus untuk mengurangi risiko interaksi di tengah kondisi darurat Covid-19,” jelasnya.

Dilo juga menerangkan, langkah ini dipilih PGN untuk membuka ruang yang adil dan transparan bagi pelanggan. Sebab, pelanggan dapat melaporkan pemakaian gasnya sesuai dengan yang ingin dihitung.

Rencananya, peniadaan pencatatan langsung oleh petugas PGN akan berlangsung mulai bulan April hingga Mei 2020. Sedangkan pelaporan mandiri oleh pelanggan dapat dimulai setiap tanggal 1 sampai 15 tiap bulannya.

Baca juga: PGN Anggarkan Bantuan Rp 1,3 Miliar untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Adapun, saat ini tercatat ada 130 orang petugas pemeliharaan jaringan gas PGN untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil (Jargas) di 18 wilayah area operasi PGN.

Jumlah pelanggan Jargas sudah lebih dari 250.000 pelanggan, yang setiap bulannya dilakukan pencatatan meter oleh Petugas PGN.

Dilo menjelaskan, sasaran awal metode ini adalah untuk pelanggan block access, yang jumlahnya kurang dari 10 persen dari keseluruhan pelanggan.

“Tetapi, adanya wabah pandemi Covid-19, cakupan sasaran Catatan Meter Mandiri juga memprioritaskan wilayah-wilayah operasi PGN yang masuk dalam zona merah risiko Covid-19,” tuturnya.

Dia menyebutkan, wilayah tersebut seperti, seperti wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, PGN Tetap Jaga Kestabilan Aliran Gas dan Kualitas Layanan

“Harapannya, PGN bisa membantu menurunkan risiko paparan 100 persen di wilayah tersebut,” tukasnya.

Pembayaran tagihan secara daring

Selain pencatatan mandiri, Dilo menyebut, PGN juga menghadirkan kemudahan lainnya untuk pembayaran tagihan gas agar terus bisa menerapkan gerakan #dirumahaja.

Caranya, lanjutnya, adalah melalui pembayaran daring di beberapa channel, seperti Gopay, Tokopedia, LinkAja, dan Klik Indomaret.

“Pelanggan bahkan dapat membayar tagihan gas melalui smartphone masing-masing melalui channel pembayaran digital, sehingga pelanggan tidak perlu keluar rumah,” terangnya.

Dilo menyebut cara pembayaran via daring ini cukup mudah. Pelanggan cukup log-in pada halaman channel pembayaran dari, lalu memasukkan ID pelanggan.

Baca juga: Di Tengah Wabah Corona, PGN Tetap Berupaya Selesaikan Proyek Strategis

Selanjutnya, akan muncul informasi jumlah tagihan gas bumi PGN yang harus dibayar. Jika proses pembayaran berhasil, maka akan muncul bukti pembayaran.

Ta hanya itu, dalam rangka mendukung gerakan #dirumahaja dan merayakan Hari Konsumen Nasional, PGN menawarkan promo special bagi Pelanggan Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil.

Promo tersebut berupa cashback 2 persen sampai dengan Rp 50.000 menggunakan Tokopedia sebagai channel pembayaran.

Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan cukup memasukkan kode TOPEDPGN. Kode promo tersebut berlaku pada periode 6-20 April 2020.

Mengurangi risiko penyebaran virus

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengungkapkan, langkah-langkah tersebut diharapkan untuk mengurangi risiko paparan dan penyebaran virus, baik untuk pekerja maupun pelanggan.

Baca juga: PGN Pasok Kebutuhan Gas di Wisma Atlet Kemayoran

Dia menekankan, upaya untuk mengoptimalkan teknologi yang ada ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pelanggan, mengingat pentingnya pembatasan sosial saat ini.

“Status darurat bencana oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat ini, membuat tim pemeliharaan jargas PGN kesulitan untuk mendatangi langsung rumah-rumah pelanggan,” katanya.

Selain itu, langkah ini juga dilakukan menyusul penutupan akses atau isolasi dan potensi diterapkannya karantina wilayah oleh pemerintah atau pun masyarakat.

“Kami berharap pelayanan dan pembayaran online ini bisa berjalan lancar dan optimal,” ungkap Rachmat.

Dia menambahkan, langkah ini juga diambil karena PGN berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam menangani pandemi Covdi-19.

Baca juga: Selama 3 Bulan, PGN akan Salurkan Gas ke RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran

Untuk itu, lanjutnya, PGN berharap dengan kebijakan ini dapat menjadi salah satu tindakan efektif dalam rangka mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19 secara maksimal.

“PGN juga akan berupaya optimal supaya selama kebijakan ini berjalan sesuai yang ditargetkan dan pelanggan tetap nyaman dalam menggunakan gas PGN untuk produktivitas sehari-hari,” tuturnya.

Untuk informasi lebih lanjut terkait kebijakan atau layanan pencatatan mandiri, PGN menyediakan layanan telepon melalui Contact Center 1500645.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
PGN Saka Targetkan Selesaikan Proyek Sidayu Lebih Cepat dari Target
PGN Saka Targetkan Selesaikan Proyek Sidayu Lebih Cepat dari Target
PGN
PGN SAKA Percayakan Pengembangkan Lapangan Sedayu kepada SDM Lokal
PGN SAKA Percayakan Pengembangkan Lapangan Sedayu kepada SDM Lokal
PGN
Di Tengah Pandemi, PGN SAKA Tetap Jalankan Proyek Sidayu dan West Pangkah
Di Tengah Pandemi, PGN SAKA Tetap Jalankan Proyek Sidayu dan West Pangkah
PGN
PGN Lampaui Target, Progres Proyek Jargas Rp 1,3 Triliun Sudah 73,8 Persen
PGN Lampaui Target, Progres Proyek Jargas Rp 1,3 Triliun Sudah 73,8 Persen
PGN
Efisiensi, PGN Bangun Pipa Minyak Rokan dengan Gandeng BUMN dan SDM Lokal
Efisiensi, PGN Bangun Pipa Minyak Rokan dengan Gandeng BUMN dan SDM Lokal
PGN
 PGN Komitmen Selesaikan Pembangunan Pipa Minyak Rokan Tepat Waktu dan Efisien
PGN Komitmen Selesaikan Pembangunan Pipa Minyak Rokan Tepat Waktu dan Efisien
PGN
Pertagas Lakukan First Welding, Proses Alih Kelola Blok Rokan Resmi Dimulai
Pertagas Lakukan First Welding, Proses Alih Kelola Blok Rokan Resmi Dimulai
PGN
Pulihkan Ekonomi, PGN Berkomitmen Terapkan Harga Gas 6 Dollar AS Per MMBTU
Pulihkan Ekonomi, PGN Berkomitmen Terapkan Harga Gas 6 Dollar AS Per MMBTU
PGN
Pandemi Covid-19 Tak Hentikan PGN Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur
Pandemi Covid-19 Tak Hentikan PGN Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur
PGN
PGN Bukukan Pendapatan Rp 21,49 Triliun di Semester I 2020
PGN Bukukan Pendapatan Rp 21,49 Triliun di Semester I 2020
PGN
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, PGN Berikan Cashback kepada Pelanggan
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, PGN Berikan Cashback kepada Pelanggan
PGN
Salurkan Gas Bumi ke 400.000 Lebih Pelanggan, PGN Ucapkan Terima Kasih
Salurkan Gas Bumi ke 400.000 Lebih Pelanggan, PGN Ucapkan Terima Kasih
PGN
Pada 2021, PGN Akan Alokasikan 25 BBTUD Gas ke Pupuk Kujang
Pada 2021, PGN Akan Alokasikan 25 BBTUD Gas ke Pupuk Kujang
PGN
Pertagas Akan Suplai Gas ke PIM 54 BBTUD Selama 13 Tahun
Pertagas Akan Suplai Gas ke PIM 54 BBTUD Selama 13 Tahun
PGN
Triwulan I 2020, Pendapatan PGN Capai 874 Juta Dollar AS
Triwulan I 2020, Pendapatan PGN Capai 874 Juta Dollar AS
PGN