PGN Anggarkan Bantuan Rp 1,3 Miliar untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Senin, 30 Maret 2020
Salah satu kegiatan CSR dari PGN yang menyalurkan bantuan kepada masyarakat.DOK. Humas PGN Salah satu kegiatan CSR dari PGN yang menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

KOMPAS.com – PT Perusahaan Gas Negara ( PGN (Tbk) melalui program tanggung jawab social (CSR), menganggarkan dana bantuan sebesar 1,3 miliar untuk penanganan virus corona yang menyebabkan pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PGN Desima Siahaan menjelaskan, dana tersebut akan diserahkan secara bertahap di beberapa lokasi, antara lain di 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 2 Mobile Refueling Unit (MRU).

Adapun, bantuan tersebut berupa alat kebersihan, seperti penyanitasi tangan sebanyak 1.200 botol yang berisi 60 mililiter (ml) per botol. Kemudian 6.000 masker, 65 box sarung tangan, dan 60 liter cairan disinfektan.

Selain itu, PGN juga menyerahkan bantuan untuk pelanggan Jaringan Gas (Jargas) di 21 kota dengan alokasi sebanyak 1.000 botol penyanitasi tangan, 3.250 masker dan 25 box sarung tangan.

Desima menerangkan, bantuan ini diberikan mengingat persebaran Covid-19 kian masif sementara alat kebersihan sudah sulit didapatkan.

Baca juga: Ini Langkah PGN untuk Menanggulangi Penyebaran Virus Corona

“Kami tergerak untuk segera mengerahkan bantuan kepada masyarakat, khususnya kepada mereka yang memiliki keterbatasan untuk mendapatkan alat perlindungan diri (APD),” ungkapnya, Jumat ((27/03/2020).

Untuk itu, PGN melalui program CSRnya pun membuat gerakan PGN-Bersama Lawan Covid-19 dengan menyerahkan bantuan di beberapa wilayah.

“Kami memahami, saat ini masker dan hand sanitizer sangat dibutuhkan, tapi sulit untuk didapatkan,” ungkap Desima seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Adapun, bantuan ini diserahkan tim CSR secara langsung kepada sejumlah penerima bantuan secara bertahap mulai Jumat (27/03/2020).

Baca juga: Selama 3 Bulan, PGN akan Salurkan Gas ke RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran

Bantuan kepada tenaga medis

Lebih lanjut, Desima mengatakan, PGN juga telah menyerahkan bantuan APD kepada tenaga medis di beberapa rumah sakit di daerah.

Beberapa penyerahan tersebut, jabar Desima, berupa 90 set perlengkapan APD jenis reusable coverall bagi tenaga medis di Rumah Sakit Dharmais, RS Suyoto, dan RS PGI Cikini, Jakarta, Jumat (27/03/2020).

Kemudian, pada Sabtu (28/03/2020), lanjut Desima, PGN juga menyerahkan bantuan APD ke RS Bethesda, Yogyakarta.

Desima menjelaskan, setiap satu set perlengkapan APD terdiri dari helm dengan pelindung wajah, kacamata pelindung medis, baju APD coverall, sepatu boot, masker dan sarung tangan medis.

Baca juga: Terkait Virus Corona, PGN Siapkan Mekanisme Atasi Hambatan Penyaluran Gas

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada tenaga medis yang berada di garis depan dalam menangani pasien COVID-19. Lonjakan pasien membuat mereka harus bekerja ekstra dan hampir tiada henti.,” terangnya.

Untuk itu, dia pun berharap bantuan tersebut dapat menambah perlengkapan APD yang memadai sehingga mereka dapat bekerja dengan baik dan terhindar dari risiko tertular Covid-19.

Bantuan kepada pelanggan

Tak hanya itu, Desima juga menjabarkan bukti komitmen PGN kepada pelanggan melalui penyerahan bantuan berupa masker, penyanitasi tangan, hingga sarung tangan yang diserahkan kepada para supir bajaj di MRU Grogol.

Desima menerangkan, kegiatan serupa juga dilaksanakan di 10 SPBG dan 2 MRU milik PGN lainnya secara bertahap.

Baca juga: Di Tengah Wabah Corona, PGN Tetap Berupaya Selesaikan Proyek Strategis

Terkait pemberian kepada supir bajaj, dia menyebut, supir bajaj termasuk pekerja yang mengandalkan upah harian dan harus tetap keluar rumah untuk mencari nafkah.

“Namun, mereka masih bekerja tanpa perlindungan diri yang layak. Padahal dalam situasi saat ini, mereka mungkin bisa mudah terpapar,” jelasnya.

Desima menjelaskan penyaluran bantuan kepada pekerja harian di Jakarta sebagai upaya untuk melindungi mereka tidak bisa melakukan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah

Padahal, dari data yang dirilis pemerintah, DKI Jakarta merupakan wilayah dengan jumlah pasien terpapar Covid-19 paling banyak.

“Semoga melalui perhatian dari PGN ini, dapat membantu memberi perlindungan diri mereka dan membantu mereka tetap bisa berpenghasilan di tengah situasi sulit seperti sekarang, ” ujar Desima.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, PGN Tetap Jaga Kestabilan Aliran Gas dan Kualitas Layanan

Bantuan kepada panti sosial

Tak hanya untuk tenaga medis dan pelanggan, PGN juga menyalurkan bantuan pada Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2 di Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (27/03/2020).

Bantuan tersebut berupa masker sebanyak 250 buah dan sarung tangan medis sebanyak 300 pasang.

Di panti tersebut, terdapat sekitar 100 lansia yang menjadi perhatian PGN karena memiliki keterbatasan untuk mendapatkan APD untuk menangkal Covid-19.

“Kami sangat senang karena mendapatkan bantuan masker yang saat ini sulit didapatkan. Saya mengucapkan banyak terima kasih," kata Kepala Satuan Pelaksana Pelayanan Sosial Tresna Wreda, Melda Yunita Sagala.

Ia pun mengaku sangat senang karena mendapatkan bantuan masker yang saat ini sulit didapatkan.

Baca juga: Harga Gas Industri Turun, Apa Dampaknya untuk Industri Migas?

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama menegaskan, sebagai subholding gas dan bagian dari BUMN, PGN berkomitmen untuk turut cepat tanggap dalam penanganan Covid-19.

“PGN berupaya untuk membantu masyarakat di tengah ketersediaan APD yang sangat dibutuhkan, namun sulit untuk didapatkan,” sebutnya.

Selain itu, lanjutnya, PGN juga telah bersinergi dengan beberapa pihak untuk melawan Covid-19. 

Ia berharap virus corona dapat segera berlalu dan masyarakat Indonesia dapat beraktivitas normal seperti sedia kala.

Baca juga: Dukung Industri Nasional, PGN akan Perluas Jaringan Infrastruktur Gas ke Daerah

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
PGN Saka Targetkan Selesaikan Proyek Sidayu Lebih Cepat dari Target
PGN Saka Targetkan Selesaikan Proyek Sidayu Lebih Cepat dari Target
PGN
PGN SAKA Percayakan Pengembangkan Lapangan Sedayu kepada SDM Lokal
PGN SAKA Percayakan Pengembangkan Lapangan Sedayu kepada SDM Lokal
PGN
Di Tengah Pandemi, PGN SAKA Tetap Jalankan Proyek Sidayu dan West Pangkah
Di Tengah Pandemi, PGN SAKA Tetap Jalankan Proyek Sidayu dan West Pangkah
PGN
PGN Lampaui Target, Progres Proyek Jargas Rp 1,3 Triliun Sudah 73,8 Persen
PGN Lampaui Target, Progres Proyek Jargas Rp 1,3 Triliun Sudah 73,8 Persen
PGN
Efisiensi, PGN Bangun Pipa Minyak Rokan dengan Gandeng BUMN dan SDM Lokal
Efisiensi, PGN Bangun Pipa Minyak Rokan dengan Gandeng BUMN dan SDM Lokal
PGN
 PGN Komitmen Selesaikan Pembangunan Pipa Minyak Rokan Tepat Waktu dan Efisien
PGN Komitmen Selesaikan Pembangunan Pipa Minyak Rokan Tepat Waktu dan Efisien
PGN
Pertagas Lakukan First Welding, Proses Alih Kelola Blok Rokan Resmi Dimulai
Pertagas Lakukan First Welding, Proses Alih Kelola Blok Rokan Resmi Dimulai
PGN
Pulihkan Ekonomi, PGN Berkomitmen Terapkan Harga Gas 6 Dollar AS Per MMBTU
Pulihkan Ekonomi, PGN Berkomitmen Terapkan Harga Gas 6 Dollar AS Per MMBTU
PGN
Pandemi Covid-19 Tak Hentikan PGN Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur
Pandemi Covid-19 Tak Hentikan PGN Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur
PGN
PGN Bukukan Pendapatan Rp 21,49 Triliun di Semester I 2020
PGN Bukukan Pendapatan Rp 21,49 Triliun di Semester I 2020
PGN
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, PGN Berikan Cashback kepada Pelanggan
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, PGN Berikan Cashback kepada Pelanggan
PGN
Salurkan Gas Bumi ke 400.000 Lebih Pelanggan, PGN Ucapkan Terima Kasih
Salurkan Gas Bumi ke 400.000 Lebih Pelanggan, PGN Ucapkan Terima Kasih
PGN
Pada 2021, PGN Akan Alokasikan 25 BBTUD Gas ke Pupuk Kujang
Pada 2021, PGN Akan Alokasikan 25 BBTUD Gas ke Pupuk Kujang
PGN
Pertagas Akan Suplai Gas ke PIM 54 BBTUD Selama 13 Tahun
Pertagas Akan Suplai Gas ke PIM 54 BBTUD Selama 13 Tahun
PGN
Triwulan I 2020, Pendapatan PGN Capai 874 Juta Dollar AS
Triwulan I 2020, Pendapatan PGN Capai 874 Juta Dollar AS
PGN