Dukung Industri Nasional, PGN akan Perluas Jaringan Infrastruktur Gas ke Daerah

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Kamis, 19 Maret 2020
Dukung Industri Nasional, PGN akan Perluas Jaringan Infrastruktur Gas ke DaerahSHUTTERSTOCKIlustrasi Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi Indonesia

KOMPAS.com – Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) Rachmat Hutama mengatakan, pihaknya akan memperluas jaringan infrastruktur gas bumi ke berbagai daerah.

Dia berharap, sentra-sentra industri baru yang terus bermunculan dapat berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional melalui pemanfaatan gas bumi.

"Dengan cadangan gas bumi nasional yang masih sangat besar, energi ini adalah aset strategis bangsa untuk meraih kemajuan dan kesejahteraan,” katanya, Rabu (18/3/2020).

Rachmat menambahkan, langkah ini dilakukan sebagai dukungan atas kebijakan pemerintah untuk memperkuat dan meningkatkan pertumbuhan industri nasional.

Dia menjelaskan, sebagai perusahaan milik negara, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PGN mengemban misi sebagai revenue generator sekaligus agent of development.

Baca juga: Pipa Gas Bocor di Cakung, PGN: Penyaluran Gas Normal dalam 48 Jam

Untuk itu, lanjutnya, sebagai pionir pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi, PGN terus mencari inovasi dan terobosan agar energi gas bumi dapat digunakan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

“PGN akan mendukung langkah pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi bagi seluruh sektor dan segmen pelanggan melalui berbagai inisiatif pengembangan dan pembangunan infrastruktur gas," ujarnya.

Rencana penurunan harga gas untuk industri

Selain itu, Rachmat juga menjelaskan upaya PGN dalam mendukung pelaksanaan Perpres No 40 tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi yaitu dengan berbagai upaya efisiensi.

Dia menjelaskan, rencana penurunan harga gas kepada industri dilakukan melalui penyesuaian harga gas di hulu yang dibeli dari kontraktor dengan tidak mengurangi besaran penerimaan yang menjadi bagian dari kontraktor.

Baca juga: Kembangkan Bisnis LNG di Pasar Global, PGN Gandeng Perusahaan China

"Selama ini, harga gas di hulu berkontribusi sekitar 70 persen dari harga gas kepada pelanggan akhir," ujarnya seperti keteraganan tertulis yang diterima Kompas.com, Kami (19/3/2020).

Itu berarti, ungkap Rachmat, PGN memiliki keterbatasan kemampuan untuk menurunkan harga jual gas di pengguna akhir.

Sebab, sebutnya, jumlah kebutuhan insentif harga untuk pengguna akhir jumlahnya terlalu besar untuk ditanggung PGN tanpa dukungan dari pemerintah.

Sementara itu, sesuai dengan arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), penurunan pendapatan di sisi transportasi dan distribusi gas akan dikompensasi.

Kompensasi tersebut, antara lain dengan jaminan pasokan gas dan efisiensi perusahaan.

Baca juga: Kebutuhan Gas Jatim Meningkat, PGN Perpanjang Kerja Sama dengan Ophir

Konsep Destination Management Organization (DMO) untuk pasokan gas merupakan salah satu solusi, yang artinya pasokan gas tersebut harus fixed volumenya dengan harganya khusus.

Perlakuan yang sama lewat pembangunan

Lebih lanjut, Rachmat menuturkan, PGN juga harus memastikan sektor industri di berbagai daerah mendapatkan perlakuan yang sama melalui pembangunan dan perluasan infrastruktur gas bumi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor strategis seperti kelistrikan, pupuk, petrokimia, dan baja, selama ini PGN juga telah menyalurkan gas bumi dengan harga yang bersaing.

Oleh karena itu, penetapan harga gas untuk industri tertentu diharapkan dapat terus memperkuat posisi PGN sebagai pemain utama industri infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi nasional.

Baca juga: Gasifikasi 52 Pembangkit, PGN Siapkan Infrastruktur 2,5 Miliar Dollar AS

Lebih penting lagi, lanjut Rachmat, sektor industri yang menerima manfaat harus mampu berkontribusi secara optimal dan terukur terhadap ekonomi nasional.

"PGN berharap keputusan penetapan harga gas industri dari pemerintah akan memberikan stimulus bagi optimalisasi pemanfaatan gas bumi,” harapnya.

Dia memastikan, keputusan itu tentu tanpa mengurangi daya dukung pembangunan infrastruktur gas

Sebab, kebutuhan akan gas di berbagai daerah dan pelaku usaha kecil serta rumah tangga masih banyak yang belum mendapatkan manfaat gas bumi.

Baca juga: Jokowi Berikan Syarat bagi Industri yang Ingin Insentif Penyesuaian Harga Gas

Selain itu, Rachmat menyebut, sebagai fungsi dan tanggung jawab PGN terhadap pemanfaatan gas bumi domestik, pihaknya juga membangun jaringan gas rumah tangga dan menyediakan gas bumi untuk sektor transportasi.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Potensi Industri Tinggi, PGN Alirkan Gas ke Pelanggan Baru di Dumai
Potensi Industri Tinggi, PGN Alirkan Gas ke Pelanggan Baru di Dumai
PGN
Sejalan dengan PLN, Ini Upaya PGN Dukung Aktivitas Masyarakat di Rumah
Sejalan dengan PLN, Ini Upaya PGN Dukung Aktivitas Masyarakat di Rumah
PGN
PGN Anggarkan Bantuan Rp 1,3 Miliar untuk Penanganan Pandemi Covid-19
PGN Anggarkan Bantuan Rp 1,3 Miliar untuk Penanganan Pandemi Covid-19
PGN
Ini Langkah PGN untuk Menanggulangi Penyebaran Virus Corona
Ini Langkah PGN untuk Menanggulangi Penyebaran Virus Corona
PGN
Di Tengah Pandemi Covid-19, PGN Tetap Jaga Kestabilan Aliran Gas dan Kualitas Layanan
Di Tengah Pandemi Covid-19, PGN Tetap Jaga Kestabilan Aliran Gas dan Kualitas Layanan
PGN
Selama 3 Bulan, PGN akan Salurkan Gas ke RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran
Selama 3 Bulan, PGN akan Salurkan Gas ke RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran
PGN
Di Tengah Wabah Corona, PGN Tetap Berupaya Selesaikan Proyek Strategis
Di Tengah Wabah Corona, PGN Tetap Berupaya Selesaikan Proyek Strategis
PGN
Dukung Industri Nasional, PGN akan Perluas Jaringan Infrastruktur Gas ke Daerah
Dukung Industri Nasional, PGN akan Perluas Jaringan Infrastruktur Gas ke Daerah
PGN
Terkait Virus Corona, PGN Siapkan Mekanisme Atasi Hambatan Penyaluran Gas
Terkait Virus Corona, PGN Siapkan Mekanisme Atasi Hambatan Penyaluran Gas
PGN
Pipa Gas Bocor di Cakung, PGN: Penyaluran Gas Normal dalam 48 Jam
Pipa Gas Bocor di Cakung, PGN: Penyaluran Gas Normal dalam 48 Jam
PGN
Upayakan Efisiensi Energi, PGN Jalin Kerja Sama Perluasan Pemanfaatan LNG
Upayakan Efisiensi Energi, PGN Jalin Kerja Sama Perluasan Pemanfaatan LNG
PGN
Gasifikasi 52 Pembangkit, PGN Siapkan Infrastruktur 2,5 Miliar Dollar AS
Gasifikasi 52 Pembangkit, PGN Siapkan Infrastruktur 2,5 Miliar Dollar AS
PGN
Kebutuhan Gas Jatim Meningkat, PGN Perpanjang Kerja Sama dengan Ophir
Kebutuhan Gas Jatim Meningkat, PGN Perpanjang Kerja Sama dengan Ophir
PGN
Kembangkan Bisnis LNG di Pasar Global, PGN Gandeng Perusahaan China
Kembangkan Bisnis LNG di Pasar Global, PGN Gandeng Perusahaan China
PGN
Pasokan Gas PGN ke RU Balongan Beri Manfaat Pertamina Rp 57 Dollar AS
Pasokan Gas PGN ke RU Balongan Beri Manfaat Pertamina Rp 57 Dollar AS
PGN