Raih Pendapatan Rp 25,4 Triliun, PGN Siap Optimalkan Penggunaan Gas

Kompas.com - 20/08/2019, 11:15 WIB
Anissa Dea Widiarini,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) terus berkomitmen membangun dan memperluas infrastruktur gas bumi berkesinambungan yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional di berbagai sektor bisnis. Dok. Humas PGN PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) terus berkomitmen membangun dan memperluas infrastruktur gas bumi berkesinambungan yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional di berbagai sektor bisnis.

KOMPAS.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) akan terus membangun dan memperluas infrastruktur gas bumi berkesinambungan yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional di berbagai sektor bisnis.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama menjelaskan, kebijakan pemerintah membangun berbagai infrastruktur telah mendorong munculnya sentra-sentra perekonomian baru di berbagai wilayah di Indonesia. Kemunculan tersebut membuat kebutuhan energi semakin meningkat.

Hal itu, jelas Rachmat, merupakan peluang bagi PGN untuk mengoptimalkan penggunaan gas bumi dan pemanfaatan gas bumi di berbagai daerah di Indonesia yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, sebagai sub-holding gas, PGN akan mengambil peran untuk menyediakan energi gas bumi yang terbukti efisien, ramah lingkungan, dan sumbernya berada di dalam negeri.

Baca juga: Dukung Efisiensi Bahan Bakar, PGN Perluas Aliran Gas Bumi ke Majalengka

“Kebutuhan energi di dalam negeri semakin besar menjadi tantangan bagi PGN untuk menyediakan gas bumi yang akan menciptakan multiplier effect luas bagi sektor industri dan ekonomi nasional,” ucap Rachmat.

Dia menjelaskan, ke depannya infrastruktur akan tetap menjadi fokus PGN untuk mengalirkan gas bumi dari hulu hingga ke konsumen. PGN pun akan terus berupaya meningkatkan keandalannya bagi pelanggan.

Tujuannya, imbuh Rachmat, untuk mewujudkan komitmen penggunaan dan pemanfaatan gas bumi di berbagai daerah di Indonesia yang berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak konsumen dalam mewujudkan bauran gas bumi di 2025 sebesar 22 persen.

Untuk mencapai target tersebut, PGN terus melakukan berbagai inisiatif dan inovasi. Misalnya, mengembangkan teknologi infrastruktur beyond pipeline baik berbasis Compressed Natural Gas (CNG) maupun Liquified Natural Gas (LNG) di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca juga: PGN Terima Tambahan Pasokan Gas Bumi dari Jambi Merang

PGN pun berinovasi untuk menjaga ketahanan sustainability pasokan di wilayah Jawa Timur. Saat ini PGN akan mengoperasikan LNG di Teluk Lamong, Jawa Timur.

Selain itu, terdapat beberapa infrastruktur utama yang telah dan dalam tahap penyelesaian, seperti proyek pipa transmisi Duri-Dumai sepanjang 67 km, jaringan pipa transmisi Gresik-Semarang sepanjang 258 km yang telah mencapai 98 persen.

Dilaksanakan juga pembangunan jaringan gas rumah tangga sebanyak 78.216 sambungan, yang merupakan penugasan pemerintah, untuk membantu mengurangi beban impor migas.

Rachmat mengatakan, dengan konsistensi dan dukungan stakeholder, termasuk regulasi niaga gas bumi, PGN berharap dapat menyelesaikan target pemanfaatan gas bumi di masyarakat terutama program 4,7 juta sambungan di 2025.

Capaian awal 2019

Terkait capaian di semester I 2019, Rachmat menjelaskan, PGN berhasil membukukan pendapatan sebesar 1,79 miliar dollar AS atau sekitar Rp 25,4 triliun (kurs rata-rata semester I 2019 Rp 14.195/dollar AS).

Pendapatan tersebut, terang Rachmat, berasal dari penjualan gas sebesar 1.332,6 juta dollar AS, penjualan minyak dan gas sebesar 196,2 juta dollar AS, transmisi gas sebesar 163,4 juta dollar AS, dan pendapatan usaha lainnya sebesar 97,19 juta dollar AS.

Untuk laba operasi, PGN mencatatkan laba senilai 252,03 juta dollar AS. Namun, selama periode ini pula, PGN mendapatkan beban non-cash, di antaranya impairment dan selisih kurs, yang mempengaruhi kinerja keuangan di Semester I 2019.

Tercatat, hingga Minggu (30/6/2019), PGN membukukan laba bersih sebesar 54,04 juta dollar AS dan earnings before interest, tax, depreciation and amortization (EBITDA) 472,31 juta dollar AS. Meski begitu, PGN berhasil menambah jumlah pelanggan dan melakukan perluasan infrastruktur.

Baca juga: Hadapi Tantangan Energi, PGN Siap Kelola Rantai Bisnis Midstream dan Downstream

“Di tengah tantangan bisnis domestik dan global yang sangat dinamis, Perseroan mampu meningkatkan pangsa pasar gas bumi melalui penambahan jumlah pelanggan dan perluasan infrastruktur sebagai Sub-Holding Gas,” kata Rachmat dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (20/8/2019).

Selama periode Januari–Juni 2019, PGN berhasil menyalurkan gas bumi sebesar 2.938 BBTUD dengan rincian, volume gas distribusi sebesar 932 BBTUD, dan volume transmisi gas bumi sebesar 2.006 BBTUD.

Sepanjang semester I 2019, PGN telah melayani lebih dari 350 ribu pelanggan dengan cakupan infrstrukur pipa gas bumi sepanjang lebih dari 10.000 km, termasuk jaringan gas untuk melayani sektor rumah tangga sepanjang lebih dari 3.800 km.

Terkini Lainnya
Mudik Gratis 2025, PGN Berangkatkan 1.267 Pemudik dengan 27 Bus
Mudik Gratis 2025, PGN Berangkatkan 1.267 Pemudik dengan 27 Bus
PGN
GasKita Kian Diminati, PGN Raih Penghargaan Branding Bergengsi
GasKita Kian Diminati, PGN Raih Penghargaan Branding Bergengsi
PGN
Bersama BSB City, PGN Dukung Pengembangan Real Estate Hijau dan Modern di Kota Semarang
Bersama BSB City, PGN Dukung Pengembangan Real Estate Hijau dan Modern di Kota Semarang
PGN
PGN Rutin Sosialisasi Keamanan Penggunaan Jargas Selama Nataru 2024
PGN Rutin Sosialisasi Keamanan Penggunaan Jargas Selama Nataru 2024
PGN
PGN Siap Jaga Penyaluran Gas Bumi 853 BBTUD Selama Nataru 2024/2025
PGN Siap Jaga Penyaluran Gas Bumi 853 BBTUD Selama Nataru 2024/2025
PGN
Perkuat Peran Gas Bumi di Masa Transisi Energi, PGN Sabet 7 Penghargaan BPH Migas 2024
Perkuat Peran Gas Bumi di Masa Transisi Energi, PGN Sabet 7 Penghargaan BPH Migas 2024
PGN
Dukung Pencapaian NZE, PGN Pasang Converter Kit BBG di 67 Taksi Online
Dukung Pencapaian NZE, PGN Pasang Converter Kit BBG di 67 Taksi Online
PGN
Lewat Satgas Nataru 2024, PGN Pastikan Keandalan Penyaluran Gas ke Lebih dari 815.000 Pelanggan
Lewat Satgas Nataru 2024, PGN Pastikan Keandalan Penyaluran Gas ke Lebih dari 815.000 Pelanggan
PGN
PGN LNG Indonesia Gabung Proyek Pengembangan Gasifikasi Papua Utara
PGN LNG Indonesia Gabung Proyek Pengembangan Gasifikasi Papua Utara
PGN
PGN Teken PJB LNG dengan Pelanggan Industri di Kawasan Timur Indonesia
PGN Teken PJB LNG dengan Pelanggan Industri di Kawasan Timur Indonesia
PGN
Tingkatkan Kinerja Operasi, Berikut Langkah Subholding Gas Jaga Keandalan Pipa Minyak dan BBM
Tingkatkan Kinerja Operasi, Berikut Langkah Subholding Gas Jaga Keandalan Pipa Minyak dan BBM
PGN
Sejalan Asta Cita Prabowo-Gibran, Bisnis PGN Optimalkan Peran Gas Bumi dan Ekonomi Hijau
Sejalan Asta Cita Prabowo-Gibran, Bisnis PGN Optimalkan Peran Gas Bumi dan Ekonomi Hijau
PGN
Lebih Lengkap dan Mudah, PGN Upgrade Aplikasi PGN Mobile untuk Rumah Tangga dan UMKM
Lebih Lengkap dan Mudah, PGN Upgrade Aplikasi PGN Mobile untuk Rumah Tangga dan UMKM
PGN
Jaga Penyaluran Gas Bumi Aman dan Selamat, PGN Raih Penghargaan Subroto Award 2024
Jaga Penyaluran Gas Bumi Aman dan Selamat, PGN Raih Penghargaan Subroto Award 2024
PGN
Capai Lebih dari 500 Juta Jam Kerja Aman, PGN Raih 18 Penghargaan Keselamatan Migas 2024
Capai Lebih dari 500 Juta Jam Kerja Aman, PGN Raih 18 Penghargaan Keselamatan Migas 2024
PGN
Bagikan artikel ini melalui
Oke