Siaga Lebaran 2025, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman di Tengah Cuaca Ekstrem

Kompas.com - 25/03/2025, 13:40 WIB
DWN,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menjalankan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan. 

Upaya tersebut dilakukan menyusul laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) yang memprediksi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi akan berlanjut hingga periode mudik Lebaran 2025.

Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto menyampaikan, pihaknya telah melakukan tindakan preventif, mulai dari pengecekan pasokan pembangkit hingga jaringan transmisi dan distribusi.

PLN juga menyiapkan sistem cadangan berlapis, terutama di lokasi-lokasi vital, seperti kantor pemerintahan dan pusat layanan publik. Masa siaga kelistrikan ditetapkan sejak 17 Maret hingga 11 April 2025.

Baca juga: Kemkomdigi Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal Selama Ramadan dan Idulfitri

“Kami menyadari bahwa Ramadhan dan Idul Fitri adalah momen kebersamaan yang dinantikan keluarga-keluarga di Indonesia," katanya dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Selasa (25/3/2025).  

Oleh karena itu, kata dia, PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik agar masyarakat dapat menikmati momen istimewa ini dengan nyaman.  

Pernyataan tersebut disampaikan Adi dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Kamis (20/3/2025). 

Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto dalam konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (20/3/2025). DOK. Humas PLN Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto dalam konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (20/3/2025).

Untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, PLN telah melakukan inspeksi menyeluruh dan pembersihan di sepanjang jalur transmisi serta jaringan distribusi. 

Adi juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan lokasi jaringan listrik yang rawan tersentuh pohon agar segera ditangani.

"Kami melakukan inspeksi menyeluruh terhadap jaringan distribusi dan transmisi, khususnya saluran udara tegangan tinggi (SUTT)," jelasnya.

Baca juga: Teror SUTT ke Warga di Bengkulu, Atap Rumah Tiba-tiba Teraliri Listrik dan Menyengat Satu Keluarga

Data yang diperoleh, lanjut dia, digunakan untuk memastikan kebersihan jalur right of way (ROW) di sekitar jaringan sehingga dapat meminimalkan potensi gangguan, seperti pohon yang berisiko menyentuh jaringan dan gangguan lainnya

Saat ini, pasokan listrik utama berasal dari pembangkit dengan daya mampu 67 gigawatt (GW), sedangkan beban puncak mencapai 45 GW. 

Dengan cadangan daya sebesar 22 GW atau 49 persen, PLN memastikan kesiapan menghadapi periode Idul Fitri 1446 Hijriah (H).

Ketersediaan energi primer aman

Ketersediaan energi primer dalam kondisi aman. Rinciannya, stok batu bara lebih dari 22 hari operasi (HOP), gas lebih dari 30 HOP, dan bahan bakar minyak (BBM) lebih dari 20 HOP. 

PLN juga menyelesaikan pemeliharaan pembangkit satu bulan sebelumnya agar seluruh sistem siap beroperasi selama masa siaga Idul Fitri.

Baca juga: Menko AHY Minta Kementerian PU Siaga Perbaiki Jalan Rusak untuk Mudik

Adi mengatakan, persiapan tersebut sudah sangat memadai dari sisi pembangkitan. Selain itu, PLN telah melakukan pemeliharaan pembangkit sekitar satu bulan sebelumnya.

"Saat siaga Idul Fitri nanti, tidak ada lagi pemeliharaan pembangkit dan semuanya siap beroperasi," jelasnya.

Sebagai langkah mitigasi, PLN menyiapkan 1.839 unit genset, 636 uninterruptible power supply (UPS), dan 1.276 Unit Gardu Bergerak (UGB) yang disiagakan di seluruh Indonesia. 

Sebanyak 69.000 personel dan 3.830 posko siaga juga telah disiapkan untuk memastikan pasokan listrik tetap aman.

"Untuk memastikan pasokan listrik tetap andal dan aman bagi pelanggan, kami telah menyiapkan sistem kelistrikan berlapis, peralatan pendukung, serta membentuk tim khusus selama periode Siaga Idul Fitri 1446 H," ucap Adi.

PLN juga memprioritaskan pengamanan listrik di 2.855 lokasi salat id, 722 bandara, terminal, dan pelabuhan, serta 515 pusat kegiatan masyarakat di seluruh Indonesia. 

Baca juga: BMKG Sebut Wilayah Ini Berpotensi Hujan Lebat 25-26 Maret 2025

“Selain itu, PLN terus berkoordinasi dengan BMKG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan pemerintah daerah untuk memitigasi risiko gangguan akibat cuaca ekstrem,” ujar Adi.

Adi berharap, kolaborasi tersebut semakin memperkuat jaringan listrik PLN yang membentang dari Sabang hingga Merauke, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Dengan kesiapan itu, masyarakat diharapkan dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa gangguan listrik.

"Momen istimewa ini harus dinikmati tanpa gangguan listrik. Karena itu, tim PLN dengan sigap dan penuh dedikasi telah menyiapkan seluruh sistem, mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga jaringan retail di rumah-rumah," tutur Adi. 

Menurutnya, semua hal itu merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan demi memastikan masyarakat Indonesia dapat merayakan Idul Fitri dengan khidmat.

Terkini Lainnya
Jakarta Pertamina Enduro Sapu Bersih 2 Laga pada Pekan Keempat Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Sapu Bersih 2 Laga pada Pekan Keempat Proliga 2026

Pertamina
Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jabar hingga Jakarta

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jabar hingga Jakarta

Pertamina
Mengintip Pengujian Berlapis BBM Pertamina di Integrated Terminal Balongan

Mengintip Pengujian Berlapis BBM Pertamina di Integrated Terminal Balongan

Pertamina
Perkuat Hilirisasi Petrokimia Nasional, Polytama Andalkan Bahan Baku Kilang Pertamina

Perkuat Hilirisasi Petrokimia Nasional, Polytama Andalkan Bahan Baku Kilang Pertamina

Pertamina
Kenal Lebih Dekat Terminal Khusus Kilang Balongan, Penopang Distribusi Energi Indonesia

Kenal Lebih Dekat Terminal Khusus Kilang Balongan, Penopang Distribusi Energi Indonesia

Pertamina
PT Kilang Pertamina Internasional dan PT Garam Perkuat Sinergi Hilirisasi Garam

PT Kilang Pertamina Internasional dan PT Garam Perkuat Sinergi Hilirisasi Garam

Pertamina
Pertamina Gandeng Kementerian ESDM dan Seruni KMP Sediakan Akses Air Bersih di Kampung Tambat, Merauke

Pertamina Gandeng Kementerian ESDM dan Seruni KMP Sediakan Akses Air Bersih di Kampung Tambat, Merauke

Pertamina
Tancap Gas dari Awal 2026, Elnusa Percepat Eksplorasi Migas di Indonesia Timur lewat Teknologi Canggih

Tancap Gas dari Awal 2026, Elnusa Percepat Eksplorasi Migas di Indonesia Timur lewat Teknologi Canggih

Pertamina
Ingin UMKM Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina

Ingin UMKM Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina

Pertamina
Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna Rp 900 Juta untuk 100 Pelaku UMK

Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna Rp 900 Juta untuk 100 Pelaku UMK

Pertamina
Inovasi Pertadex Kilang Pertamina Raih Penghargaan di IPITEX Thailand 2026

Inovasi Pertadex Kilang Pertamina Raih Penghargaan di IPITEX Thailand 2026

Pertamina
Pertamina Sukses Gelar Satgas Nataru, Siap Hadapi Ramadhan 1447 Hijriah

Pertamina Sukses Gelar Satgas Nataru, Siap Hadapi Ramadhan 1447 Hijriah

Pertamina
Mengenal RDMP Balikpapan, dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi Garda Terdepan Energi Indonesia Timur

Mengenal RDMP Balikpapan, dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi Garda Terdepan Energi Indonesia Timur

Pertamina
Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan

Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan

Pertamina
Pertapreneur Aggregator 2025, Upaya Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing

Pertapreneur Aggregator 2025, Upaya Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com