Sambut Lebaran, Pertamina NRE Jamin Pasokan Energi Bersih

Kompas.com - 25/03/2025, 10:17 WIB
DWN,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pertamina and New Renewable Energy (PNRE) atau Pertamina NRE memastikan pasokan listrik dari energi bersih tetap lancar selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah (H). 

Hal itu disampaikan Direktur Proyek dan Operasi Pertamina NRE Norman Ginting dalam Commanders Call Pertamina NRE di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap ( PLTGU) Jawa-1, Senin (24/3/2025).

“Sesuai dengan fokus bisnis Pertamina NRE, kami berkomitmen menyediakan energi bersih rendah karbon bagi masyarakat,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Selasa (25/3/2025). 

Selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1446 H, lanjut dia, Pertamina NRE memastikan pasokan listrik berbasis energi bersih tetap berjalan tanpa kendala. 

Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati momen Lebaran dengan nyaman.

Baca juga: Wagub Jabar Erwan Pastikan Stok dan Harga Sembako Aman Jelang Lebaran

Kegiatan Commanders Call bertujuan memastikan kesiagaan operasional seluruh pembangkit listrik Pertamina NRE yang tersebar di berbagai wilayah.

Acara tersebut juga menjadi wadah diskusi serta kesempatan bagi manajemen untuk menyapa para pekerja di area operasi Pertamina NRE di seluruh Indonesia.

Tiga aspek utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan itu, yakni kecukupan personel, pemeliharaan dan health, safety, security, and environment (HSSE), serta kelancaran jalur komunikasi antara garda terdepan operasional dengan manajemen dalam pelaporan kondisi operasional secara berkala.

Berkolaborasi dengan PLN

Norman menambahkan, dalam penyediaan listrik bersih, Pertamina NRE berkolaborasi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Listrik bersih yang disalurkan ke masyarakat melalui PLN berasal dari pembangkit listrik tenaga panas bumi ( PLTP) yang dioperasikan anak usaha Pertamina NRE, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE).

Baca juga: Eloc Bestari: Inovasi Sosial yang Bawa PGE Raih Proper Emas 2025

Saat ini, PGE mengoperasikan enam area kerja dengan total kapasitas terpasang 672 megawatt (MW), yaitu Kamojang, Karaha, Ulubelu, Lumut Balai, Sibayak, dan Lahendong.

Selain itu, melalui perusahaan afiliasinya, PT Jawa Satu Power (JSP), Pertamina NRE juga mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) berkapasitas 1.760 MW. 

Pembangkit tersebut memasok listrik berbasis gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) ke sistem Jawa-Bali melalui PLN. 

Teknologi black start yang digunakan memungkinkan pemulihan lebih cepat jika terjadi pemadaman. 

Selain itu, Pertamina NRE juga mengoperasikan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) untuk memasok listrik bersih bagi industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara (Sumut), dengan kapasitas terpasang 2,4 MW.

Baca juga: Jelang Lebaran, Pertamina Pastikan Kesiapan Stok BBM, LPG dan Jargas di Sumut

Di internal Pertamina Grup, Pertamina NRE mendukung pemanfaatan listrik bersih melalui pembangkit listrik tenaga surya ( PLTS) di berbagai area operasi Pertamina, termasuk wilayah kerja migas Rokan dengan kapasitas terpasang 25 MW. 

PLTS juga dipasang di Kilang Dumai, Plaju, Balongan, Cilacap, dan Balikpapan dengan total kapasitas lebih dari 10 MW. 

Selain itu, PLTS digunakan di Terminal BBM, Terminal LPG, perkantoran, dan kompleks perumahan Pertamina. Total kapasitas terpasang PLTS Pertamina NRE saat ini mencapai 52 MW.

Pentingnya aspek HSSE

Pada kesempatan yang sama, Norman menekankan pentingnya aspek HSSE. Menurutnya, kesadaran terhadap aspek ini harus tertanam dalam setiap pekerja Pertamina NRE. Sebab, HSSE memiliki peran yang sama pentingnya dengan kinerja operasional.

Baca juga: Peringati Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Patra Budayakan HSSE

Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menegaskan, Pertamina Grup berkomitmen dalam menyediakan energi bagi seluruh sektor. 

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi, Pertamina tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (Rafi) 2025.

Satgas tersebut akan bekerja 24 jam untuk mendukung pemerintah dalam menyukseskan kelancaran Idul Fitri.

“Pertamina siap melayani masyarakat dengan berbagai jenis energi sehingga tidak hanya aktivitas mudik yang lancar, tetapi juga seluruh kegiatan selama Ramadhan dan Idul Fitri,” ujar Fadjar.

Adapun bisnis Pertamina NRE merupakan bagian dari dukungan terhadap ketahanan dan swasembada energi nasional melalui pengembangan energi baru dan terbarukan. 

Pada saat yang sama, Pertamina NRE juga secara aktif mendukung transisi energi guna mencapai target Net Zero Emissions (NZE) 2060.

Terkini Lainnya
Jakarta Pertamina Enduro Sapu Bersih 2 Laga pada Pekan Keempat Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Sapu Bersih 2 Laga pada Pekan Keempat Proliga 2026

Pertamina
Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jabar hingga Jakarta

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jabar hingga Jakarta

Pertamina
Mengintip Pengujian Berlapis BBM Pertamina di Integrated Terminal Balongan

Mengintip Pengujian Berlapis BBM Pertamina di Integrated Terminal Balongan

Pertamina
Perkuat Hilirisasi Petrokimia Nasional, Polytama Andalkan Bahan Baku Kilang Pertamina

Perkuat Hilirisasi Petrokimia Nasional, Polytama Andalkan Bahan Baku Kilang Pertamina

Pertamina
Kenal Lebih Dekat Terminal Khusus Kilang Balongan, Penopang Distribusi Energi Indonesia

Kenal Lebih Dekat Terminal Khusus Kilang Balongan, Penopang Distribusi Energi Indonesia

Pertamina
PT Kilang Pertamina Internasional dan PT Garam Perkuat Sinergi Hilirisasi Garam

PT Kilang Pertamina Internasional dan PT Garam Perkuat Sinergi Hilirisasi Garam

Pertamina
Pertamina Gandeng Kementerian ESDM dan Seruni KMP Sediakan Akses Air Bersih di Kampung Tambat, Merauke

Pertamina Gandeng Kementerian ESDM dan Seruni KMP Sediakan Akses Air Bersih di Kampung Tambat, Merauke

Pertamina
Tancap Gas dari Awal 2026, Elnusa Percepat Eksplorasi Migas di Indonesia Timur lewat Teknologi Canggih

Tancap Gas dari Awal 2026, Elnusa Percepat Eksplorasi Migas di Indonesia Timur lewat Teknologi Canggih

Pertamina
Ingin UMKM Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina

Ingin UMKM Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina

Pertamina
Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna Rp 900 Juta untuk 100 Pelaku UMK

Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna Rp 900 Juta untuk 100 Pelaku UMK

Pertamina
Inovasi Pertadex Kilang Pertamina Raih Penghargaan di IPITEX Thailand 2026

Inovasi Pertadex Kilang Pertamina Raih Penghargaan di IPITEX Thailand 2026

Pertamina
Pertamina Sukses Gelar Satgas Nataru, Siap Hadapi Ramadhan 1447 Hijriah

Pertamina Sukses Gelar Satgas Nataru, Siap Hadapi Ramadhan 1447 Hijriah

Pertamina
Mengenal RDMP Balikpapan, dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi Garda Terdepan Energi Indonesia Timur

Mengenal RDMP Balikpapan, dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi Garda Terdepan Energi Indonesia Timur

Pertamina
Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan

Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan

Pertamina
Pertapreneur Aggregator 2025, Upaya Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing

Pertapreneur Aggregator 2025, Upaya Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com