Mendag Budi dan Dirut Pertamina Patra Niaga Tinjau Penyegelan SPBU di Sleman

Kompas.com - 25/11/2024, 14:13 WIB
Novyana,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso bersama Direktur Utama (Dirut) Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan melakukan peninjauan terkait penyegelan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) 44.555.08 di Jalan Tol Kaliurang KM 10, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Senin (25/11/2024).

Penyegelan SPBU tersebut merupakan hasil inspeksi Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah bersama Direktorat Metrologi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sleman, Rabu (13/11/2024).

Hasil inspeksi tersebut menujukkan indikasi kecurangan takaran melalui alat yang dipasang pihak SPBU pada dispenser bahan bakar minyak (BBM).

Budi mengapresiasi gerak cepat Pertamina Patra Niaga dalam inspeksi SPBU secara serentak di seluruh wilayah di Indonesia dengan melakukan berbagai uji kualitas dan uji kuantitas bersama Unit Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan pemerintah kabupaten (pemkab) setempat.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada, Bupati, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda), Pertamina Patra Niaga dan Kementerian Perdagangan (Kemendag), atas usahanya selama ini sehingga kita berhasil mendapatkan ataupun temuan temuan yang merugikan masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis, Senin.

Baca juga: Pertamina Eco RunFest 2024 Berikan Dampak pada Lingkungan, Kemanusiaan, dan Ekonomi

Budi menambahkan, pengecekan terhadap peralatan SPBU dan pemberian sertifikat tera serta segel wajib dilakukan sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

"SPBU ini telah ditera di bulan Agustus 2024 dan masa sertifikat tera berlaku hingga Agustus 2025, tetapi oknum SPBU ini melakukan penambahan alat di dalam mesin dispenser yang dapat mengurangi volume BBM yang dibeli konsumen, dengan memodifikasi alat dispenser setelah uji tera. Ini tidak dapat ditolerir," paparnya.

Sementara itu, Riva mengatakan, Pertamina Patra Niaga telah mengeluarkan sanksi kepada empat SPBU dari 137 SPBU yang berada di wilayah DI Yogyakarta dengan memberhentikan operasional SPBU disertai Surat Peringatan Pertama dan Terakhir

Kemudian, Pertamina Parta Niaga juga memberikan instruksi untuk segera mengganti tiga dispenser tersebut dengan dispenser baru yang siap operasional selambat-lambatnya dua minggu sejak terbitnya Surat Sanksi dari Pertamina Patra Niaga.

Baca juga: Pertamina Eco RunFest 2024, Carbon Neutral Event untuk Kurangi Emisi dan Kampanye Sustainable Living

"Kami akan menindak tegas SPBU yang menyalahi aturan dan mengapresiasi upaya Kemendag beserta jajarannya. Selain itu, kami terus berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan SPBU serta senantiasa akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,"ungkapnya.

Selain itu, Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra juga menyampaikan bahwa pengamanan SPBU di jalur mudik dan rest area akan ditingkatkan demi memastikan pelayanan SPBU sesuai ketentuan, tepat kualitas, dan tepat jumlah.

"Penutupan SPBU ini dipastikan tidak mempengaruhi ketersediaan BBM masyarakat di wilayah Sleman dan sekitarnya karena kami langsung mengoptimalkan SPBU di wilayah sekitarnya untuk menopang kebutuhan BBM di wilayah tersebut," ujarnya.

Adapun informasi terkait produk dan layanan Pertamina dan jika ditemukan hal yang janggal di SPBU, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.

Terkini Lainnya
Perkuat Ketahanan Energi, PIEP Kirim Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Perkuat Ketahanan Energi, PIEP Kirim Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Pertamina
Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz Berkat Sinergi Kemlu dan PIS

Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz Berkat Sinergi Kemlu dan PIS

Pertamina
Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Pertamina
Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Pertamina
Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Pertamina
Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Pertamina
Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina
Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina
Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Pertamina
Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Pertamina
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Pertamina
Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com