Resmi Ditutup, Pertamina Goes To Campus di Universitas Mulawarman Kampanyekan Isu Ketahanan Energi

Kompas.com - 14/11/2024, 21:31 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Pertamina Goes to Campus 2024 (PGTC) resmi ditutup di titik kampus ke-17 atau di lokasi terakhir, yaitu Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (14/10/2024)

Pada puncak acara PGTC di Universitas Mulawarman ini, PT Pertamina (Persero) menggencarkan isu energi baru terbarukan dan energi transisi. Hal ini dilakukan sebagai langkah memperkuat ketahanan energi nasional.

Acara puncak PGTC sendiri berlangsung meriah, karena sekaligus menjadi momen pengumuman Kompetisi Esai dan Kompetisi Video bagi mahasiswa se-Indonesia.

Vice President Stakeholder Relation & Management Pertamina, Rifky Rahman Yusuf mengungkapkan, PGTC dibuat untuk mendekatkan Pertamina selaku badan usaha milik negara (BUMN) dan pelaku industri, dengan institusi pendidikan dan generasi muda.

Rangkaian acara PGTC dimulai sejak Mei 2024 di Institut Teknologi Bandung dan kini berakhir di Universitas Mulawarman.

Baca juga: Pertamina Goes to Campus di Singapura, Ajak Mahasiswa RI Bangun Masa Depan Energi Berkelanjutan

 

Selama rangkaian acara tersebut, Pertamina juga berkunjung ke berbagai kampus lain di Indonesia, hingga ke Singapura, untuk berdialog dengan mahasiswa Indonesia yang tengah menimba ilmu di sana.

 

Pada kunjungan-kunjungannya, Pertamina giat memotivasi mahasiswa guna membangun masa depan energi berkelanjutan di Tanah Air.

“Kami membuat PGTC dengan tujuan ingin memberikan informasi terkini tentang upaya energi hijau yang sudah dilakukan Pertamina, kepada Universitas maupun mahasiswa.

"Kami berharap hal ini dapat menjadi bahan diskusi dan bisa memberikan input serta masukan yang kostruktif demi pengembangan energi berkelanjutan ke depan,” ujarnya di acara PGTC bertajuk “Energizing Your Future Together” di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kamis.

Sementara itu, Rektor Universitas Mulawarman Prof. Dr. Ir. H. Abdunur, M,Si., IPU., ASEAN Eng mengapresiasi langkah Pertamina menggelar PGTC. Hal ini karena sejalan dengan upaya meningkatkan kolaborasi antara industri dan akademisi.

VP Stakeholder Relations & Management Pertamina, Rifky Rakhman Yusuf bersinergi dengan Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng pada Pertamina Goes to Campus di Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, Kamis (14/11/2024).
DOK. Pertamina VP Stakeholder Relations & Management Pertamina, Rifky Rakhman Yusuf bersinergi dengan Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng pada Pertamina Goes to Campus di Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, Kamis (14/11/2024).

Terlebih, kata dia, Universitas Mulawarman menjadi lokasi puncak acara PGTC dengan berbagai kegiatan yang menarik.

“Ini menjadi kehormatan bagi Universitas Mulawarman karena menjadi tempat terakhir, sekaligus acara puncak penutupan Pertamina Goes To Campus 2024," katanya.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan dan ini menjadi langkah Universitas Mulawarman membangun sinergi bersama Pertamina, membangun generasi bangsa untuk menghasilkan generasi emas 2045. Bersama Pertamina mudah-mudahan kerjasama ini terus kita tingkatkan,” ujarnya dalam siaran persnya.

Diskusi menarik

Acara PGTC di Universitas Mulawarman diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti diskusi dengan pelaku industri dalam tajuk Energizing Talk.

Diskusi tersebut dilakukan pada dua sesi. Pertama, “Mendorong Masa Depan Indonesia: Memaksimalkan Transmisi untuk Dampak Besar”, kedua, “Meningkatkan Potensi Untuk Dampak Keberlanjutan”.

Selain itu, acara tersebut juga memamerkan berbagai lini usaha Pertamina dengan menyediakan informasi dan demo atraktif tentang bisnis energi terkini serta Collaboration Center. 

Collaboration Center adalah pusat informasi tentang program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL), sumber daya manusia, dan produk-produk binaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Pertamina.

Baca juga: Pertamina Goes To Campus, Langkah Kolaborasi Pertamina Hadapi Trilema Energi

Salah satu narasumber talkshow, yakni Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan, tidak banyak masyarakat yang memahami ketahanan energi nasional dan transisi energi.

Untuk itu, kata dia, program PGTC menjadi wadah Pertamina melakukan informasi dan edukasi agar mampu disebarkan kepada masyarakat melalui mahasiswa di 17 Universitas lokasi PGTC, mengenai informasi terkini mengenai energi di Indonesia maupun dunia.

“Menurut saya, apa yang dilakukan Pertamina ini sangat bagus, untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan pemuda di Indonesia," ujarnya

"Selain sumber energi yang kita punya, seperti migas dan batubara, kita harus melihat energi terbarukan, salah satunya menggunakan sawit. Kita tidak bisa tanam sawit di laut, harus di darat. Sehingga, penting untuk memberikan pemahaman mengenai ketahanan energi kepada  melalui aktivitas seperti ini,” kata Hasan Nasbi.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, PGTC adalah kegiatan yang diinisiasi Pertamina untuk berbagi cerita inspiratif di lingkungan kampus.

Baca juga: Hardiknas 2024, Pertamina Goes To Campus 2024 Hadir di 15 Kampus Terkemuka

 

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang peran Pertamina dalam sektor energi dan pembangunan. Selain itu, juga upaya untuk membangun kesadaran, meningkatkan keterlibatan, dan memfasilitasi kolaborasi antara perusahaan dan sektor akademisi.

“Kami berharap di tahun mendatang dapat mengadakan kembali PGTC dengan jangkauan yang lebih luas dan lebih banyak lokasi," kata dia.

"Dengan jangkauan yang lebih banyak ini, banyak mahasiswa yang akan lebih terlibat dalam PGTC dan bisa menyalurkan ide-ide inovatif, memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri,” tambah Fadjar.

Terkini Lainnya
Perkuat Ketahanan Energi, PIEP Kirim Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Perkuat Ketahanan Energi, PIEP Kirim Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Pertamina
Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz Berkat Sinergi Kemlu dan PIS

Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz Berkat Sinergi Kemlu dan PIS

Pertamina
Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Pertamina
Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Pertamina
Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Pertamina
Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Pertamina
Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina
Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina
Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Pertamina
Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Pertamina
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Pertamina
Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com