Pertamina Patra Niaga dan PetroChina Teken MoU Penyediaan Smooth Fluid untuk Pengeboran Blok Jabung

Kompas.com - 29/11/2023, 11:26 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) selaku Subholding Commercial & Trading (SH C&T) dari PT Pertamina (Persero) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kerja sama penggunaan produk Smooth Fluid (SF) dengan PT PetroChina International Jabung Ltd (PCJL).

PCJL merupakan perusahaan milik negara atau China National Petroleum Corporation (CNPC) yang bergerak di bidang minyak dan gas (migas). Perusahaan ini mengelola Wilayah Kerja (WK) Blok Jabung di Provinsi Jambi.

Smooth Fluid adalah salah satu produk petrokimia yang diproduksi oleh kilang-kilang Pertamina, yakni Kilang Pertamina Refinery Unit II Dumai, Refinery Unit IV Cilacap, dan Refinery Unit V Balikpapan.

Baca juga: Mengenal Kopling Fluida pada Mobil Matik

Cairan fluida yang berbasis hidrokarbon itu digunakan dalam kegiatan pengeboran dan produksi migas di wilayah hulu migas. Cairan ini memiliki kadar aromatik dan sulfur yang rendah, menjadikannya lebih ramah lingkungan.

Selain itu, Smooth Fluid memiliki tingkat keamanan yang terbukti dan penggunaannya dapat meningkatkan efisiensi waktu dalam kegiatan pengeboran.

“Pertamina Patra Niaga memasarkan produk SF untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun ekspor. Produk SF ini digunakan sebagai bahan dasar campuran dalam oil base mud atau lumpur pengeboran berbasis minyak, untuk kegiatan pengeboran onshore maupun offshore, di wilayah kerja kontraktor kontrak kerja sama (KKKS),” jelas Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PPN Maya Kusmaya.

Ia mengungkapkan, penyaluran produk SF-05 untuk PetroChina akan dilakukan pada Desember 2023 dengan total 1.600 barrel (bbl).

Baca juga: PetroChina Jabung Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

Melalui kerja sama tersebut, kata Maya, PPN turut berupaya mendorong terciptanya peningkatan ekonomi nasional melalui pengembangan produk dalam negeri untuk kegiatan operasional hulu migas di Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan salah satu upaya dan kontribusi Pertamina Patra Niaga untuk mendukung sektor pengeboran yang lebih efektif dan lebih baik, melalui penyediaan produk SF yang dihasilkan dari kilang Pertamina dan hasil karya anak bangsa,” imbuhnya.

Maya berharap, peningkatan dalam proses pengeboran dapat memberikan dorongan untuk meningkatkan produksi migas secara signifikan.

Baca juga: Jelang COP28, Industri Migas Dituntut Tetapkan Strategi Jelas Capai Netralitas Karbon

Sebagai informasi, penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PPN Maya Kusmaya dan Vice President (VP) Supply Chain Management SCM) PCJL Gusminar pada gelaran Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) III 2023 di Jakarta, Jumat (24/11/2023).

Agenda tersebut juga disaksikan oleh Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) Nanang Abdul Manaf, Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko, dan Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai SKK Migas Eka Bayu Setha.

Untuk informasi seputar produk dan layanan bisnis petrokimia Pertamina, dapat diakses pada halaman https://onesolution.pertamina.com/ atau menghubungi Call Center 135.

Terkini Lainnya
Pertamina Trans Kontinental Goes to Campus, Dukung Kualitas Talenta Maritim Indonesia

Pertamina Trans Kontinental Goes to Campus, Dukung Kualitas Talenta Maritim Indonesia

Pertamina
Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Pertamina
Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp 116 Triliun

Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp 116 Triliun

Pertamina
Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Rakyat

Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Rakyat

Pertamina
Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa

Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa

Pertamina
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Pertamina
Program CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Program CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Pertamina
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Sukses Digelar, Dukung Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Sukses Digelar, Dukung Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

Pertamina
Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon

Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon "Aku Net-Zero Hero"

Pertamina
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Dukungan Pertamina dan Keseriusan Pemain

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Dukungan Pertamina dan Keseriusan Pemain

Pertamina
Ketahanan Stok BBM Papua Tembus 20 Hari, Komisaris Pertamina Jamin Pasokan Energi Aman Terkendali

Ketahanan Stok BBM Papua Tembus 20 Hari, Komisaris Pertamina Jamin Pasokan Energi Aman Terkendali

Pertamina
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118.000 Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118.000 Paket Sembako

Pertamina
Perluas Akses Layanan Kesehatan Perempuan, Pertamina Serahkan 1 Mobil Mamografi kepada YKPI

Perluas Akses Layanan Kesehatan Perempuan, Pertamina Serahkan 1 Mobil Mamografi kepada YKPI

Pertamina
Kurangi Impor BBM, Proyek Bioetanol Lampung Siap Jadi Senjata Baru Energi RI

Kurangi Impor BBM, Proyek Bioetanol Lampung Siap Jadi Senjata Baru Energi RI

Pertamina
Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Utamakan Keselamatan di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi 19 Pekerja dari Basra dan Dubai

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com