KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai, Kecamatan Tebet, Kota Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan pembuka pada awal 2026 ini menjadi ruang kebersamaan dan kolaborasi untuk mempererat hubungan KAI dengan komunitas pecinta kereta api.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan apresiasi kepada komunitas railfans atas dukungan yang terus diberikan terhadap perseroan.
“Terima kasih kepada seluruh railfans yang selama ini ikut menjaga ketertiban, membantu penyampaian informasi, serta mengingatkan pentingnya keselamatan perjalanan. Dukungan ini sangat berarti bagi kelancaran layanan dan kenyamanan pelanggan,” ujar Bobby dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu.
Baca juga: Railfans Indonesia Galang Donasi untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Utara
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menambahkan, saat ini KAI membina 56 komunitas railfans beranggotakan 6.455 orang.
Sepanjang 2025, KAI telah melaksanakan 1.509 kegiatan bersama komunitas, terutama terkait keselamatan perjalanan dan pencegahan pelecehan seksual di lingkungan perkeretaapian.
Pada Railfans Community Gathering 2026, sebanyak 250 peserta hadir dari berbagai komunitas railfans di Jawa dan Sumatera. Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari Ketua Umum Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) Ricki Dwi Agusti.
“Ini menjadi kegiatan pertama bersama railfans di tahun 2026 dan menjadi ruang silaturahmi, termasuk dengan railfans yang datang dari Medan hingga Banyuwangi,” kata Ricki.
Baca juga: Kisah Railfans di Balik Momen Sambungan Kereta Terlepas...
Momentum kebersamaan tersebut dimanfaatkan KAI untuk meresmikan dua lokomotif langsir dengan livery vintage, yaitu BB3068414 (eks BB30619) dengan livery merah–biru era 1991–2008 serta D30121 dengan livery putih dua garis biru era 1995–2010.
Program beautifikasi itu menjadi bagian dari upaya perawatan sejarah perkeretaapian sekaligus penguatan identitas visual kereta api Indonesia.
Adapun pemilihan Balai Yasa Manggarai sebagai lokasi penyelenggaraan acara bukan tanpa alasan. Balai ini dipilih karena kontribusinya terhadap peningkatan kualitas sarana perkeretapian.
Pada periode 2023–2025, Balai Yasa Manggarai menyelesaikan pekerjaan empat kereta compartment, dua kereta eksekutif hasil modifikasi, 124 kereta ekonomi modifikasi, serta mengantongi sertifikasi ISO 37001:2018, ISO 9001:2018, dan ISO 45001:2018.
Baca juga: Sejarah Menara Air Balai Yasa Manggarai yang Jadi Bangunan Cagar Budaya
PT KAI bersama komunitas railfans dalam acara Railfans Community Gathering 2026.Railfans Community Gathering 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bersama bersama komunitas, tetapi juga ruang refleksi atas kinerja layanan KAI Group sepanjang 2025.
Bobby menyampaikan, sepanjang 2025 KAI Group mencatat kinerja positif dengan melayani 503.549.740 pelanggan atau meningkat 8,52 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 464.031.108 pelanggan.
Capaian tersebut berasal dari layanan KA jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI, KAI Commuter, KAI Bandara, KAI Wisata, LRT Sumatera Selatan (Sumsel), LRT Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek), Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), serta KA Makassar-Parepare.
Baca juga: Alur Penumpang KRL vs KA Jarak Jauh di Stasiun Jatinegara, Jangan Tertukar
Peningkatan itu mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel sebagai moda yang andal, aman, dan terjangkau.
Sepanjang 2025, KAI juga mencatat ketepatan waktu keberangkatan KA penumpang sebesar 99,53 persen dan ketepatan kedatangan 95,93 persen. Hal ini menunjukkan komitmen KAI dalam menjaga keandalan operasional dan kepercayaan publik.