Jumlah Penumpang Terus Meningkat, Masa Depan LCC Masih Cerah

Kompas.com - 25/06/2019, 15:30 WIB
Mikhael Gewati

Editor


KOMPAS.com
– Presiden Direktor PT Angkasa Pura (Persero) II Muhammad Awaluddin mengatakan penerbangan maskapai berbiaya murah atau low cost carrier ( LCCbaik rute internasional maupun domestik diperkirakan terus tumbuh ke depannya.

Berdasarkan keterangan rilis AP II yang Kompas.com terima, Selasa (25/6/2019) dijelaskan, jumlah penumpang LCC sepanjang Januari hingga Mei 2019, mencapai 1,70 juta penumpang. 

Angka itu naik sekitar 2,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni 1,66 juta penumpang.

Baca jugaHarga Tiket LCC Turun, Bagaimana dengan Maskapai Full Service?

Adapun secara year to date  (1 Januari - 9 Juni 2019) jumlah penumpang LCC rute internasional tercatat 1,80 juta orang. Angka ini naik 2,27 persen bila dibandingkan dengan periode 1 Januari - 9 Juni 2018, yakni 1,76 juta orang.

Tren kenaikan jumlah penumpang ini sekaligus menandakan penerbangan di segmen LCC masih direspons positif oleh pasar.

Beroperasinya LCCT di Bandara Soeta

Makanya, guna lebih mendorong pertumbuhan LCC, AP II sejak 1 Mei 2019 mengoperasikan International Low-Cost Carrier Terminal (LCCT) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Suasana Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (6/12/2015). Sekitar pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, pendingin ruangan sepanjang Terminal 2 ini mati sehingga penumpang dan petugas kepanasan di dalam terminal. 


Andri Donnal Putera Suasana Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (6/12/2015). Sekitar pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, pendingin ruangan sepanjang Terminal 2 ini mati sehingga penumpang dan petugas kepanasan di dalam terminal.
Dalam satu bulan beroperasi (1-31 Mei 2019), jumlah penumpang di International LCC Terminal 2F mencapai 277.666 orang. Jumlah ini naik 1,53 persen dibandingkan 1-31 Mei 2018, yakni 273.490 orang ketika operasional maskapai LCC masih di beberapa terminal.

"Kami bergerak cepat untuk meraih potensi pasar yang terus tumbuh ini dengan mengoperasikan International LCC Terminal 2F sekaligus menandakan ini adalah LCCT pertama di Indonesia,” ujar Muhammad Awaluddin.

Pada periode Angkutan Lebaran 2019 jumlah penumpang di International LCC Terminal 2F juga mengalami lonjakan hingga mencapai 10.000-12.000 orang per hari. Padahal, kondisi normal hanya sekitar 7.000-8.000 orang per hari.

Baca jugaMenpar Usul Kemenhub Turunkan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Domestik

Ia optimis kehadiran International LCC Terminal 2F tersebut akan semakin menggairahkan pasar penerbangan di segmen LCC, sehingga secara langsung dapat membantu industri pariwisata nasional. 

“International LCC Terminal 2F adalah langkah nyata bagi Soekarno-Hatta untuk bersaing dengan LCCT lainnya yang ada di Asia Tenggara untuk merebut pasar," kata dia. 

Sebagai informasi, International LCC Terminal 2F saat ini melayani penerbangan rute internasional dari AirAsia Group, Cebu Pacific, Citilink, Lion Air Group dan Jetstar Asia. Adapun pada 1 Juli 2019, Tiger Scoot juga akan menyusul pindah ke terminal itu.

"Kami menargetkan akan semakin banyak maskapai LCC yang mau membuka rute baru dari dan ke International LCC Terminal 2F,” jelas Muhammad Awaluddin.

Didesain untuk praktis, cepat dan mudah

Lebih lanjut Muhammad Awaluddin mengatakan International Terminal 2F didesain untuk mengutamakan kepraktisan, kecepatan dan kemudahan.

Maka dari itu,jumlah check-in desk di International LCC Terminal 2F akan dikurangi dari 20 unit pada 2020 menjadi 10 unit pada 2022. Di sisi lain, jumlah fasilitas self check-in ditambah menjadi 40 unit.

Seiring dengan itu, fasilitas self bag drop ditambah dari 10 unit pada 2020, menjadi 20 unit pada 2022.

Baca jugaGarap Pasar Milenial, AP II Resmikan iMATE Lounge ke-3 di Bandara Soekarno-Hatta

Technology implementation for value added service yang mengandalkan web check-in, self check-in dan self bag drop ini sejalan dengan konsep maskapai LCC dan juga bertujuan untuk menciptakan International LCC Terminal 2F yang hassle-free dan stress-free,” ujar Muhammad Awaluddin

Sebagai gantinya, tambah Muhammad, International LCC Terminal 2F akan memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan.

Dengan demikian, pelayanan akan meningkat dan di sisi lainnya Soekarno-Hatta akan mampu meraih pasar LCC di Asean.

Terkini Lainnya
InJourney Airports Resmi Tutup Posko Terpadu Nataru di 37 Bandara

InJourney Airports Resmi Tutup Posko Terpadu Nataru di 37 Bandara

Angkasa Pura II
Tiga Bandara InJourney Airports Buka Posko Bantuan Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

Tiga Bandara InJourney Airports Buka Posko Bantuan Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

Angkasa Pura II
Tegakkan Praktik Berkelanjutan, InJourney Airports Raih Predikat Leadership A di ESG Leadership Awards 2025

Tegakkan Praktik Berkelanjutan, InJourney Airports Raih Predikat Leadership A di ESG Leadership Awards 2025

Angkasa Pura II
InJourney Airports Operasikan Penuh Terminal 1C Soekarno-Hatta Mulai 12 November 2025

InJourney Airports Operasikan Penuh Terminal 1C Soekarno-Hatta Mulai 12 November 2025

Angkasa Pura II
Layani 18,23 Juta Penumpang, Bandara I Gusti Ngurah Rai Sukseskan Bali Jadi Pulau Terindah Asia 2025

Layani 18,23 Juta Penumpang, Bandara I Gusti Ngurah Rai Sukseskan Bali Jadi Pulau Terindah Asia 2025

Angkasa Pura II
Bandara I Gusti Ngurah Rai Alami Gangguan Listrik, InJourney Airports Minta Maaf

Bandara I Gusti Ngurah Rai Alami Gangguan Listrik, InJourney Airports Minta Maaf

Angkasa Pura II
Satu Tahun Berdiri, InJourney Airports Sukses Genjot Pengembangan Bandara Nasional

Satu Tahun Berdiri, InJourney Airports Sukses Genjot Pengembangan Bandara Nasional

Angkasa Pura II
10 Bandara InJourney Airports Raih 27 Penghargaan Bergengsi ASQ Awards

10 Bandara InJourney Airports Raih 27 Penghargaan Bergengsi ASQ Awards

Angkasa Pura II
Peringati Hari Jadi Ke-1, InJourney Airports Tanam 1 Juta Pohon di 30 Bandara

Peringati Hari Jadi Ke-1, InJourney Airports Tanam 1 Juta Pohon di 30 Bandara

Angkasa Pura II
Dorong Peran Strategis Bandara Soekarno-Hatta, InJourney dan Pemprov Banten Perkuat Sinergi

Dorong Peran Strategis Bandara Soekarno-Hatta, InJourney dan Pemprov Banten Perkuat Sinergi

Angkasa Pura II
Transformasi Berbuah Hasil, Bandara Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta Masuk 5 Besar Asia Pasifik

Transformasi Berbuah Hasil, Bandara Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta Masuk 5 Besar Asia Pasifik

Angkasa Pura II
Hingga 31 Juli, Anak-anak Bisa Nikmati Liburan Seru di Bandara InJourney Airports

Hingga 31 Juli, Anak-anak Bisa Nikmati Liburan Seru di Bandara InJourney Airports

Angkasa Pura II
Sambut Kepulangan 200.000 Jemaah Haji, InJourney Airports Siapkan Layanan dan Fasilitas Pendukung

Sambut Kepulangan 200.000 Jemaah Haji, InJourney Airports Siapkan Layanan dan Fasilitas Pendukung

Angkasa Pura II
InJourney Airports Salurkan 92 Hewan Kurban di 37 Bandara Seluruh Indonesia

InJourney Airports Salurkan 92 Hewan Kurban di 37 Bandara Seluruh Indonesia

Angkasa Pura II
Terminal Umrah dan Haji Bandara Soekarno-Hatta Diresmikan, InJourney Airports Paparkan Beragam Fasilitasnya

Terminal Umrah dan Haji Bandara Soekarno-Hatta Diresmikan, InJourney Airports Paparkan Beragam Fasilitasnya

Angkasa Pura II
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com