Nicke Widyawati Raih Green Leadership Utama, Kokohkan Pertamina Pemimpin Transisi Energi

Kompas.com - 21/12/2023, 14:28 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Direktur Utama (Dirut) Pertamina Nicke Widyawati berhasil meraih penghargaan tertinggi Green Leadership Utama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemnterian LHK) Republik Indonesia (RI).

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi kepada Nicke Widyawati atas capaian Pertamina memecahkan rekor sebagai penerima peringkat Proper emas terbanyak sekaligus mengokohkan Pertamina sebagai pemimpin transisi energi di Indonesia.

Adapun Proper adalah program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Penghargaan Green Leadership Utama merupakan pengakuan atas kerja keras Nicke  mendorong berbagai langkah dan program Pertamina dalam melakukan dekarbonisasi bisnis, menjalankan transisi energi dan meningkatkan produksi energi baru terbarukan.

Di bawah kepemimpinan Nicke, Pertamina berhasil menjalankan transisi energi sekaligus menjaga ketahanan energi nasional.

Baca juga: Nicke Widyawati Raih Penghargaan Best Social Responsibility Awards 2023

Peran Nicke dalam menerapkan environmental social and governance (ESG) di seluruh operasional bisnisnya juga telah menuai hasil. Dalam sub-industri Integrated Oil and Gas, Pertamina menjadi perusahaan dengan peringkat  ESG nomor satu dunia.

Pertamina menjadi memimpin skor tertinggi dari 61 perusahaan dunia berdasarkan peringkat dari Lembaga ESG Rating Sustainalytics.

Sebagai pemimpin badan usaha milik negara (BUMN) di Tanah Air, Nicke terus mendorong Pertamina menjadi perusahaan energi global yang terkemuka dan bereputasi baik.

Tidak hanya itu, Nicke jug mendorong Pertamina agar diakui sebagai perusahaan ramah lingkungan, bertanggung jawab sosial serta memiliki tata kelola perusahaan yang baik.

Sepanjang 2023, Pertamina telah menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat kepada 344.000 penerima manfaat. Pertamina juga berhasil mengurangi emisi karbon hingga 715.000 ton carbon dioxide equivalent (C02eq) per tahun.

Borong 34 Proper Emas

Kepemimpinan Nicke telah membawa Pertamina berhasil memecahkan rekor baru sebagai perusahaan peraih Proper Emas terbanyak di Indonesia.

Pertamina dengan subholding dan anak usahanya berhasil memboyong 34 penghargaan Proper Emas pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) 2023 Kementerian LHK.

Kementerian LHK juga memberikan penghargaan 76 Proper Hijau untuk berbagai unit operasi Pertamina.

Capaian Proper Emas Pertamina Grup di tahun 2023 ini meningkat tajam. Secara nasional, Pertamina berhasil menyabet 43 persen Proper Emas dari total 79 Proper Emas di tahun 2023. Sedangkan tahun lalu Pertamina yang mendapat 20 Proper Emas

Pemberian penghargaan Green Leadership Utama dan Proper diberikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Selasa (20/12/2023).

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Ma’ruf Amin mengungkap Proper menjadi platform bagi perusahaan untuk ambil bagian dalam Pembangunan Berkelanjutan.

Baca juga: Cetak Rekor Baru, Pertamina Borong 34 Proper Emas dari Kementerian LHK

Perusahaan mencegah kerusakan lingkungan dan pencemaran akibat aktivitas industri. Proper juga menjadi kompas untuk memandu praktik bisnis berkelanjutan. Perusahaan mengaplikasikan prinsip ekonomi hijau dan dorong capaian melebihi ketaatan terhadap peraturan.

Menurut Ma’ruf, Proper juga mengembangkan kriteria penilaian yang terdiri dari daur hidup, inovasi sosial, penilaian kepemimpinan hijau.

Meski begitu, Ma'ruf mengatakan, Proper juga membutuhkan transformasi penilaian ke depan. Hal ini untuk mendukung komitmen pemerintah terhadap penguatan aksi iklim dan pencapaian prioritas pembangunan nasional serta menjawab dinamika tantangan global.

“Proper sepatutnya menjadi kompas yang mampu memandu praktik bisnis berkelanjutan dengan mengaplikasikan prinsip ekonomi hijau, bahkan mendorong capaian yang melebihi ketaatan industri terhadap peraturan lingkungan hidup.

"Selamat kepada penerima anugerah Proper terutama peringkat emas dan CEO penerima penghargaan kepemimpinan hijau. Semoga menjadi contoh nyata yang menginspirasi dan mendorong kinerja Perusahaan lainnya,” ujar Ma’ruf dalam siaran persnya Kamis (21/12/2023).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, sebagai pemimpin transisi energi di Indonesia, Pertamina akan terus menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pertamina juga  menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional.

“Kita akan berupaya menjadi perusahaan energi pertama di dunia yang memiliki low risk di ESG yang menjadi kebanggaan Indonesia,” ujar Nicke Widyawati.

Baca juga: Berdayakan Pelaku UMKM Penyandang Disabilitas pada SMEXPO 2023, Nicke: Kami Miliki Program Sobat Istimewa

Nicke menambahkan, energi merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, sehingga transisi energi jangan mengorbankan keandalan pasokan energi.

“Pertamina harus terus memastikan energy security, energy affordability yang menjadi prioritas utama bagi Indonesia, sambil tetap melakukan berbagai upaya untuk menurunkan emisi karbon untuk mencapai NZE di tahun 2060,” imbuh Nicke Widwayati.

Pertamina sebagai Perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target NZE pada 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan environmental social and hovernance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina

Terkini Lainnya
Perkuat Ketahanan Energi, PIEP Kirim Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Perkuat Ketahanan Energi, PIEP Kirim Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Pertamina
Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz Berkat Sinergi Kemlu dan PIS

Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz Berkat Sinergi Kemlu dan PIS

Pertamina
Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Pertamina
Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Pertamina
Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Pertamina
Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Pertamina
Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina
Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina
Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Pertamina
Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Pertamina
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Pertamina
Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com