Cek Ketersediaan BBM Selama Arus Mudik, Menteri ESDM Sebut Stok di SPBU Cukup dan Pelayanan Baik

Kompas.com - 20/04/2023, 14:21 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan seiring meningkatnya jumlah kendaraan pemudik yang melewati Tol Trans Jawa menjelang Hari Raya Lebaran 1444 Hijriah (H).

Untuk melihat kesiapan Pertamina, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM) Arifin Tasrif mengunjungi beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk memeriksa kesiapan serta ketersediaan BBM di jalur mudik wilayah Jawa Tengah (Jateng).

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

“Kami melihat Pertamina menyediakan stok BBM di beberapa titik SPBU dalam keadaan cukup dan pengaturannya pun baik. Selain itu, keterampilan operator SPBU juga baik sehingga pemudik yang ingin mengisi BBM tidak menunggu lama,” ujar Arifin dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (20/4/2023).

Baca juga: Cara Cari ATM dan SPBU Terdekat via Google Maps Saat Mudik Lebaran 2023

Pernyataan tersebut disampaikan Arifin saat mengunjungi SPBU Rest Area KM 456, Salatiga, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (19/4/2023).

Menteri ESDM Arifin Tasrif bersama Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meninjau pengisian BBM saat kunjungan kerja pasokan BBM Idul Fitri di SPBU KM 456A Tol Trans Jawa, Pabelan, Kab. Semarang, Jawa Tengah pada Rabu (19/4/2023).
DOK. Humas Pertamina Menteri ESDM Arifin Tasrif bersama Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meninjau pengisian BBM saat kunjungan kerja pasokan BBM Idul Fitri di SPBU KM 456A Tol Trans Jawa, Pabelan, Kab. Semarang, Jawa Tengah pada Rabu (19/4/2023).

Dalam mengantisipasi mudik lebaran, Pertamina sendiri menyiapkan SPBU Modular ataupun Kios BBM guna mengurai antrean kendaraan.

Melalui upaya Pertamina tersebut, Arifin meyakini bahwa perseroan ini sudah siap dalam merencanakan penyediaan BBM di masa libur Lebaran 2023.

“Pertamina siap! Insya Allah siap, kami upayakan dari sisi hulunya aman sehingga suplai ke hilirnya bisa terjamin. Jika puncak arus mudiknya bisa tertangani dengan baik, Insya Allah, bisa kita tangani bersama,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan terima kasih atas ketersediaan BBM di wilayahnya yang tercukupi.

Baca juga: Pertalite Bercampur Air Ditemukan di SPBU Mamuju, Polisi Segel Mesin Pengisian BBM

“Terima kasih Pertamina sudah meninjau di Jateng, dari sisi ketersediaannya cukup, dari sisi kecepatannya (pengisiannya) juga cukup karena kami butuh pelayanan yang super cepat agar tidak menjadi bagian dari kemacetan saat puncak arus mudik lebaran,” ujarnya.

Jateng dapat perhatian khusus

Sementara itu, Nicke mengatakan bahwa wilayah Jawa Tengah mendapat perhatian khusus. Menurut Nicke, melihat data historis, pemudik Jawa Tengah merupakan yang tertinggi.

“Untuk Itu, Pertamina pastikan ketersediaan BBM-nya,” ucap Nicke.

Pada kesempatan itu, Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pihaknya melakukan beberapa upaya dalam menjamin ketersediaan stok BBM di masa arus mudik.

“Upaya untuk mengurai kemacetan atau antrean di SPBU, Pertamina menambahkan SPBU Modular yang sifatnya sementara,” ucapnya.

Selain itu, Nicke menjelaskan, pihaknya juga menerjunkan motoris yang akan mengirimkan BBM dalam kemasan.

Baca juga: Kehabisan BBM di Tengah Perjalanan Mudik, Hubungi Nomor Ini

“Hal itu untuk mengantisipasi jika ada kendaraan pemudik yang kehabisan BBM di tengah perjalanan, tinggal telepon 135 lalu share location, nanti motoris kami akan datang mengisi BBM,” jelasnya.

Lebih lanjut Nicke mengatakan, Pertamina pada 2023 telah menyiapkan tambahan pasokan pada hampir semua jenis produk, khususnya mengantisipasi masa puncak yang diprediksi akan terjadi pada Sabtu (1/4/2023) sampai Selasa (9/5/2023).

Pertamina, kata dia, memproyeksikan akan terjadi peningkatan kebutuhan liquefied petroleum gas (LPG) sebesar 3 persen, BBM jenis Gasoline 10,3 persen, dan Avtur sebesar 7,35 persen. Adapun BBM jenis Gasoil diperkirakan menurun 8,7 persen dari kondisi normal.

“Antisipasi juga dilakukan dengan menyiapkan fasilitas tambahan yang meningkat dibandingkan dengan tahun 2022,” imbuh Nicke.

Baca juga: BBM Habis di Tengah Kemacetan Mudik? Dirut Pertamina: Telepon 135, Motoris Akan Bergerak...

Selain menyediakan 402 motoris, ia mengungkapkan, Pertamina meningkatkan jumlah SPBU Siaga yang melayani 24 jam dari 1.370 SPBU menjadi 1.505 SPBU, Agen LPG Siaga dari 4.239 agen menjadi 5.471 agen.

Untuk wilayah yang belum ada SPBU, kata Nicke, Pertamina memasang unit tambahan, yakni Kiosk Pertamina Siaga seperti Pertashop yang sebelumnya hanya 37 titik menjadi 44 titik.

“Untuk menyiapkan cadangan suplai BBM, kami juga menyiapkan Mobil Tangki Stand By dari 144 unit naik menjadi 201 unit,” jelasnya.

Terkini Lainnya
Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Pertamina
Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Pertamina
Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Pertamina
Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Pertamina
Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina
Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina
Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Pertamina
Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Pertamina
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Pertamina
Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Pertamina
Perluas Pemanfaatan PLTS di Kapal Pengangkut Minyak, Pertamina Pangkas Emisi 79 Ton Karbon per Tahun

Perluas Pemanfaatan PLTS di Kapal Pengangkut Minyak, Pertamina Pangkas Emisi 79 Ton Karbon per Tahun

Pertamina
Perkuat Sinergi Maritim, Kilang Pertamina Balikpapan dan Pertamina Trans Kontinental Jalin Kerja Sama Pengelolaan Infrastruktur

Perkuat Sinergi Maritim, Kilang Pertamina Balikpapan dan Pertamina Trans Kontinental Jalin Kerja Sama Pengelolaan Infrastruktur

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com