Pertamina Raih Laba Bersih Rp 56 Triliun pada 2022, Naik hingga 86 Persen

Kompas.com - 18/04/2023, 11:17 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) berhasil membukukan kinerja positif untuk periode 2022 dengan mencatatkan laba bersih sebesar 3,8 miliar Dollar AS atau Rp 56,6 triliun.

Raihan tersebut meningkat 86 persen dari laba perusahaan pada 2021. Capaian ini menjadi bukti Pertamina tetap dapat meningkatkan kinerja tahun 2022 dengan melakukan berbagai upaya, baik secara operasional maupun finansial.

Hal tersebut merupakan salah satu prestasi Pertamina karena bisa meningkatkan laba meski di tengah kondisi volatilitas harga minyak dan dinamisnya nilai tukar rupiah.

Sepanjang tahun 2022, Pertamina Group telah berkontribusi terhadap penerimaan negara mencapai Rp 307,2 triliun yang terdiri dari pajak, dividen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), minyak mentah dan/atau Kondensat Bagian Negara, dan signature bonus.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Wakil Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Layanan BBM dan LPG

Jumlah setoran Pertamina ke negara mengalami peningkatan 83 persen dibandingkan pada 2021.

Adapun khusus setoran pajak, Pertamina pada 2022 telah membayarkan pajak sebesar Rp 219,06 triliun atau meningkat 88 persen dibandingkan tahun 2021.

Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan bahwa pencapaian tersebut diraih berkat kerja bersama seluruh Perwira Pertamina.

“Kinerja positif ini juga tentu tidak terlepas dari dukungan Pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (Kementerian BUMN), dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM),” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (18/4/2023).

Nicke menjelaskan, Pertamina dengan komitmen untuk selalu bertumbuh telah berhasil meningkatkan kinerja operasional tahun 2022 di semua subholding.

Baca juga: Pengamat: OTT Berturut-turut Bisa Jadi untuk Alihkan Publik dari Isu Kinerja KPK yang Terpuruk karena Firli Dkk

Peningkatan kinerja operasional tersebut dibuktikan melalui produksi minyak dan gas (migas) mencapai 967.000 barel setara minyak per hari (MBOEPD) atau tumbuh 8 persen dari pencapaian 2021.

Kemudian, pada produksi kilang mencapai 313,9 juta barel (BBL) atau tumbuh 6 persen, realisasi penjualan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Non-BBM mencapai 97,86 juta kiloliter (kl) atau tumbuh 5 persen, efektivitas pengangkutan muatan kapal Pertamina mencapai 89 persen atau tumbuh 3 persen.

Peningkatan tersebut juga terjadi pada produksi listrik dari Geothermal dan new renewable energy lainnya mencapai 4.659 Gigawatt (GWh), pemasangan jaringan gas (jargas) rumah tangga mencapai 254.063 sambungan rumah tangga (SRT) atau tumbuh 4.760 persen.

Apresiasi dukungan pemerintah

Nicke mengungkapkan, Pertamina sangat mengapresiasi dukungan pemerintah melalui Kemenkeu yang telah melakukan perubahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 159 Tahun 2022 tentang tata cara penyediaan, pencairan, dan pertanggungjawaban dana kompensasi.

Baca juga: Alami Gangguan Operasional, KPI RU Dumai Realisasikan Kompensasi Dampak Sosial untuk Masyarakat

Dengan perubahan PMK tersebut, kata dia, pemerintah melakukan percepatan pembayaran dana kompensasi BBM sebesar Rp 319,81 triliun (termasuk pajak).

Adapun rinciannya, terdiri atas piutang 2019 hingga 2021 sebesar Rp 83,41 triliun (termasuk pajak) dan periode sampai dengan Triwulan III 2022 sebesar Rp 236,40 triliun (termasuk pajak).

“Pembayaran dana kompensasi tersebut berdampak kepada perbaikan arus kas operasi sehingga rasio-rasio keuangan dapat terjaga dengan baik pada kinerja tahun 2022,” jelas Nicke.

Lebih lanjut, ia mengatakan, Pertamina secara aktif melakukan transaksi lindung nilai dan penyeimbangan akun moneter yang berhasil memitigasi risiko nilai tukar sebesar 657 juta Dollar AS. Hal ini dilakukan untuk memitigasi pergerakan nilai tukar kurs yang dinamis.

Pertamina, kata dia, juga telah melakukan berbagai upaya untuk menekan biaya bunga atas pinjaman yang meningkat akibat dampak dari fluktuasi Indonesia Crude Price (ICP).

Baca juga: HET Beras Dinilai Belum Efektif Atasi Fluktuasi Harga

Upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalisasi pengelolaan dana secara konsolidasi dan melakukan early repayment saat dana kompensasi telah diterima.

“Upaya ini menghasilkan penghematan atas biaya bunga secara konsolidasian sebesar 466,75 juta Dollar AS,” imbuh Nicke.

Sebagai upaya untuk memitigasi volatilitas harga minyak mentah dunia, lanjut dia, Pertamina melakukan penghematan melalui lindung nilai komoditas, strategi inventory management yang optimal, serta optimalisasi penggunaan minyak mentah domestik.

Pengendalian penyaluran JBT Solar dan JBKP Pertalite

Pada kesempatan tersebut, Nicke mengungkapkan, Pertamina selama 2022 berhasil melakukan pengendalian penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite supaya realisasi penyaluran berada di bawah kuota yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Konsumsi Pertalite dan Pertamax Naik, Pertamina Jamin Stok BBM di Solo Raya Aman

“Realisasi penyaluran JBT Solar adalah 17,5 juta kl vs kuota 17,6 juta kl dan realisasi penyaluran JBKP Pertalite adalah 29,5 juta kl vs kuota 29,9 juta kl,” imbuhnya.

Nicke menyatakan, Pertamina terus berupaya agar BBM bersubsidi dikonsumsi oleh yang berhak melalui berbagai program.

Adapun program tersebut, antara lain digitalisasi SPBU, penggunaan dashboard berbasis teknologi informasi untuk mengendalikan distribusi BBM Bersubsidi di SPBU secara real time.

Selain itu, Pertamina juga mendorong masyarakat mendaftar Program Subsidi Tepat melalui website, dan kerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan kegiatan penyalahgunaan BBM Bersubsidi.

Dalam hal efisiensi, imbuh Nicke, Pertamina telah melaksanakan program efisiensi di seluruh Pertamina Group yang berkontribusi pada penghematan sebesar 838,4 juta Dollar AS.

Baca juga: Kendaraan Dinas Dilarang untuk Mudik, Gibran Minta ASN Pakai Mobil Pribadi atau Transportasi Umum

Program-program tersebut, di antaranya penghematan biaya transportasi dan handling minyak mentah di subholding upstream, optimasi biaya pengadaan minyak mentah dan ekspor produk di Subholding Refining & Petrochemicals.

Kemudian ada program efisiensi pengadaan impor BBM di Subholding Commercial & Trading, optimasi biaya sewa kapal di Subholding Integrated Marine Logistics, dan sentralisasi.

Selain itu, juga ada program penghematan pengadaan barang dan jasa di holding Pertamina dan subholding PNRE, serta liability management di subholding gas.

Nicke menjelaskan, Pertamina terus mengajak masyarakat untuk mengonsumsi BBM secara bijak.

Tak hanya itu, kata dia, pihaknya juga mengajak masyarakat mulai mengonsumsi BBM yang ramah lingkungan sebagai bentuk dukungan untuk mengurangi emisi karbon dan melestarikan bumi.

Baca juga: Mengenal Palung Mariana, Tempat Terdalam di Bumi

Meski dari capaian patut diapresiasi, Nicke tak menampik bahwa tantangan tahun 2023 tidak lebih mudah dibandingkan 2022.

“Oleh karena itu, Pertamina tetap akan menjaga dan meningkatkan kinerjanya serta memohon dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Pertamina akan terus berkomitmen memenuhi kebutuhan energi, serta menjaga ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional,” tuturnya.

 

Terkini Lainnya
Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Catat Kinerja Positif pada 2025, Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.167 Triliun

Pertamina
Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Ini Juara Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Rd 2, Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Pertamina
Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 

Pertamina
Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia

Pertamina
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Panggung Dunia

Pertamina
Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Siapkan Pebalap Muda ke Level Internasional, Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2 Terapkan Regulasi Standar FIM

Pertamina
Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina Peringkat Ketiga Fortune Southeast Asia 500, Perkuat Komitmen Jaga Ketahanan Energi

Pertamina
Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina Berkah Santuni 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia

Pertamina
Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Dari Minyak Jelantah hingga Limbah Makanan, Inovasi Perwira Pertamina Bawa Dampak Nyata di APQ Awards 2026

Pertamina
Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

Pertamina
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Keandalan Pasokan Energi di Nusa Tenggara Timur

Pertamina
Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Pertamina
Perluas Pemanfaatan PLTS di Kapal Pengangkut Minyak, Pertamina Pangkas Emisi 79 Ton Karbon per Tahun

Perluas Pemanfaatan PLTS di Kapal Pengangkut Minyak, Pertamina Pangkas Emisi 79 Ton Karbon per Tahun

Pertamina
Perkuat Sinergi Maritim, Kilang Pertamina Balikpapan dan Pertamina Trans Kontinental Jalin Kerja Sama Pengelolaan Infrastruktur

Perkuat Sinergi Maritim, Kilang Pertamina Balikpapan dan Pertamina Trans Kontinental Jalin Kerja Sama Pengelolaan Infrastruktur

Pertamina
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com