KOMPAS.com - Komitmen PT Pegadaian (Persero) dalam mendukung dan melaksanakan perlindungan tenaga kerja melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta.
Pegadaian menerima anugerah Paritrana Award 2025 tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam acara yang digelar di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Selasa (15/7/2025).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali kepada Kepala Divisi Operational Human Capital Pegadaian Dhopi Prawata.
“Kami mengapresiasi penghargaan ini sebagai wujud komitmen Pegadaian dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terlindungi,” ujar Dhopi dalam keterangan resminya, Rabu (16/7/2025).
Baca juga: Berdayakan Difabel Bantul, Pegadaian Gelar Pelatihan Membatik dan Pemasaran Digital
Ia menyebut, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus meningkatkan kontribusi di bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan karyawan.
Paritrana Award merupakan inisiatif strategis pemerintah Indonesia untuk mendorong kesadaran dan kepatuhan terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah (pemda) dan pelaku usaha yang konsisten mendukung dan melindungi pekerja melalui kepesertaan serta kepatuhan terhadap program yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Pegadaian dinilai berhasil menunjukkan kinerja unggul karena telah mendaftarkan seluruh karyawannya ke dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, serta memberikan dukungan penuh terhadap regulasi ketenagakerjaan yang berlaku.
Baca juga: Pegadaian Rombak Direksi dan Komisaris, Trimedya Panjaitan Jadi Komisaris Independen
Selain itu, Pegadaian juga menunjukkan perhatian serius terhadap perlindungan pekerja rentan, yang merupakan aspek krusial dalam menciptakan ekosistem kerja yang adil dan inklusif.
Capaian tersebut membuktikan keseriusan Pegadaian dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya di bidang ketenagakerjaan.
Implementasi CSR menjadi bagian tak terpisahkan dari prinsip environmental, social, and governance (ESG) yang saat ini menjadi fokus utama perseroan.
Sebagai perseroan dengan lebih dari 12.500 karyawan di seluruh Indonesia, Pegadaian meyakini bahwa perlindungan terhadap karyawan akan menjadi fondasi kokoh bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Karyawan yang merasa aman dan terlindungi akan lebih produktif dan loyal, yang pada akhirnya berkontribusi pada kinerja perusahaan secara keseluruhan,” kata Dhopi.
Hal tersebut sejalan dengan misi Pegadaian untuk mengEMASkan Indonesia dengan menekankan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan terlindungi.
Baca juga: Harga Emas di Pegadaian 16 Juli 2025: Galeri24 Turun Rp 10.000, UBS Naik Rp 1.000
Sinergi insan Pegadaian dan dukungan manajemen terbukti menjadikan perseroan mampu bertahan selama 124 tahun.
Pegadaian juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui transformasi digital, inovasi produk, dan pembaruan budaya kerja yang konsisten.