Berdayakan Difabel Bantul, Pegadaian Gelar Pelatihan Membatik dan Pemasaran Digital

Kompas.com - 10/07/2025, 13:34 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – PT Pegadaian (Persero) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan kelompok rentan dengan menggelar pelatihan keterampilan membatik dan pemasaran digital bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Senin (7/7/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di Markas Komunitas Difabel Zone Yogyakarta Bajang, Wijirejo, Pandak ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pegadaian bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai sesama entitas Holding Ultra Mikro (UMi) BRI Group.

Deputi Bisnis Pegadaian Area Yogyakarta Mushonif menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis peserta, membangun pemahaman manajemen usaha, promosi produk, serta literasi keuangan, agar kelompok difabel dapat memperoleh peluang ekonomi digital dan menciptakan mata pencaharian berkelanjutan.

“Harapannya, kelompok difabel mendapatkan peluang ekonomi digital dan bisa menciptakan mata pencaharian berkelanjutan. Kami juga memberikan edukasi agar keuntungan usaha bisa ditabung atau dialihkan ke investasi, khususnya instrumen emas,” jelas Mushonif dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (10/7/2025).

Baca juga: 3 WNI Merampok di Jepang, KBRI Beri Pendampingan Hukum

Pegadaian juga menyalurkan bantuan alat produksi seperti mesin jahit dan mesin bross sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan usaha komunitas.

Bantuan diberikan secara bertahap, sejalan dengan progres pendampingan dan kebutuhan usaha komunitas tersebut.

“Ini bantuan alat penunjang usaha yang kami berikan secara bertahap dalam bentuk kegiatan TJSL,” tambah Mushonif.

Pelatihan tersebut juga menjadi upaya pelestarian nilai budaya lokal melalui batik sekaligus menjadikannya sebagai sumber ekonomi kreatif baru yang inklusif.

Dengan memadukan kearifan lokal dan teknologi digital, peserta diharapkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik daring maupun luring.

Pemimpin Pegadaian Kanwil XI Semarang Edy Purwanto menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan orientasi sosial Pegadaian yang berpihak pada kelompok marginal, khususnya penyandang disabilitas.

“Perusahaan tidak selalu mengutamakan bisnis semata, tetapi juga berupaya memberikan kemanfaatan kepada masyarakat luas,” ujar Edy.

Baca juga: Kemenristekdikti Ungkap Peran Kampus dalam Mempercepat Capaian SDGs

Program tersebut juga mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk pendidikan berkualitas (SDG 4), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), mengurangi ketimpangan (SDG 10), konsumsi dan produksi bertanggung jawab (SDG 12), serta kemitraan untuk tujuan (SDG 17).

Pegadaian menegaskan bahwa inklusi ekonomi harus dimulai dari komunitas paling rentan.

Melalui pelatihan, pendampingan, dan bantuan usaha, Pegadaian berharap komunitas difabel tak hanya bertahan secara ekonomi, tetapi juga tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.

Terkini Lainnya
Meriahkan Harpelnas, Pegadaian Tebar Diskon hingga Ribuan Voucher Tabungan Emas

Meriahkan Harpelnas, Pegadaian Tebar Diskon hingga Ribuan Voucher Tabungan Emas

Pegadaian
Investor Antusias, Obligasi dan Sukuk Pegadaian Tembus Rp 3,99 Triliun

Investor Antusias, Obligasi dan Sukuk Pegadaian Tembus Rp 3,99 Triliun

Pegadaian
Pegadaian Future Leader Program 2025 Diikuti 20.119 Pelamar

Pegadaian Future Leader Program 2025 Diikuti 20.119 Pelamar

Pegadaian
Pegadaian Raih Penghargaan Global, Diakui Jadi Pemimpin Inovasi Keuangan Syariah

Pegadaian Raih Penghargaan Global, Diakui Jadi Pemimpin Inovasi Keuangan Syariah

Pegadaian
Pegadaian Gelar Promo Gajian Emas, Ini yang Bisa Nasabah Dapatkan!

Pegadaian Gelar Promo Gajian Emas, Ini yang Bisa Nasabah Dapatkan!

Pegadaian
Pegadaian Terima Apresiasi di Ajang Service Quality Award 2025, Komitmen Layani Masyarakat Terbukti

Pegadaian Terima Apresiasi di Ajang Service Quality Award 2025, Komitmen Layani Masyarakat Terbukti

Pegadaian
Ajak Masyarakat Jaga Nilai Tabungan, Pegadaian Paparkan Keunggulan Menabung Emas

Ajak Masyarakat Jaga Nilai Tabungan, Pegadaian Paparkan Keunggulan Menabung Emas

Pegadaian
Konsisten Edukasi Masyarakat, Pegadaian Raih 2 Penghargaan di OJK Financial Literacy Award 2025

Konsisten Edukasi Masyarakat, Pegadaian Raih 2 Penghargaan di OJK Financial Literacy Award 2025

Pegadaian
Peduli Semangat Kenegaraan Anak Muda, Pegadaian Apresiasi 76 Paskibraka Nasional Rp 481 Juta

Peduli Semangat Kenegaraan Anak Muda, Pegadaian Apresiasi 76 Paskibraka Nasional Rp 481 Juta

Pegadaian
PMO Pegadaian Raih Penghargaan Global, Sabet Gelar Terbaik Asia-Pasifik

PMO Pegadaian Raih Penghargaan Global, Sabet Gelar Terbaik Asia-Pasifik

Pegadaian
Dukung Distribusi Uang Layak Edar hingga Pelosok, Pegadaian Raih Penghargaan dari BI

Dukung Distribusi Uang Layak Edar hingga Pelosok, Pegadaian Raih Penghargaan dari BI

Pegadaian
Kolaborasi Pegadaian dan Relawan BUMN: Menabur Harapan di Desa Aan

Kolaborasi Pegadaian dan Relawan BUMN: Menabur Harapan di Desa Aan

Pegadaian
Pegadaian Future Leaders Program 2025 Resmi Dibuka, Fresh Graduate Bisa Daftar

Pegadaian Future Leaders Program 2025 Resmi Dibuka, Fresh Graduate Bisa Daftar

Pegadaian
Pegadaian Tebar Promo Spesial Kemerdekaan, Dorong Masyarakat Raih Merdeka Finansial

Pegadaian Tebar Promo Spesial Kemerdekaan, Dorong Masyarakat Raih Merdeka Finansial

Pegadaian
Pegadaian Torehkan Kinerja Gemilang lewat Layanan Bank Emas

Pegadaian Torehkan Kinerja Gemilang lewat Layanan Bank Emas

Pegadaian
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com