Targetkan 100 Persen Air Minum Perpipaan pada 2029, PAM JAYA Resmi Jadi Perseroda Demi Layanan Kelas Dunia

Kompas.com - 22/05/2026, 17:26 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com–  Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PAM JAYA memasuki babak baru pemenuhan kebutuhan air bersih di Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta. 

Hal tersebut terjadi setelah PAM JAYA secara sah bertransformasi besar-besaran dengan mengubah bentuk badan hukumnya menjadi perseroan daerah ( perseroda).

Direktur Utama (Dirut) PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan, perubahan PAM JAYA menjadi perseroda merupakan bagian dari upaya membangun perusahaan publik yang semakin profesional dan modern untuk menghadapi tantangan masa depan. 

Dia menyebutkan, langkah tersebut perlu ditempuh agar kualitas layanan semakin baik dan semakin bisa menjangkau seluruh masyarakat Jakarta. 

“Fokus utama kami tetap sama, yaitu menghadirkan layanan air yang lebih merata, berkualitas,  dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com. 

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri acara penandatangan akta pendirian PT Air Minum Jaya ( Perseroda) yang resmi ditandatangani oleh para Direksi PAM JAYA dan Perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada Rabu (20/5/2026). 

Baca juga: Ketua Katar: Proyek Pipa PAM JAYA Investasi Peradaban untuk Selamatkan Jakarta

Arief menambahkan, transformasi PAM JAYA menjadi perseroda akan membawa beberapa manfaat positif bagi masyarakat Jakarta. 

Pertama, percepatan pencapaian target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta pada 2029. Kedua, peningkatan kualitas layanan dan pengembangan inovasi digital. 

Ketiga, tata kelola perusahaan yang lebih transparan, modern, dan berdaya saing. Keempat, penguatan infrastruktur layanan air minum. 

“Bapak Gubernur (DKI Jakarta) Pramono memiliki visi misi yang besar untuk Jakarta. Jakarta harus  berkembang menjadi kota maju,” sebutnya. 

Dalam konteks tersebut, kata Arief, air perpipaan bukan lagi sekadar layanan dasar, tetapi juga simbol kualitas hidup kota maju.

Baca juga: PAM JAYA Tertibkan 15 Rumah Dinas di Pejompongan II, Penghuni Kooperatif Akan Dapa Bantuan Dana

“Air perpipaan adalah simbol kota yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Kota yang maju pasti memiliki kualitas air yang baik,” terangnya. 

Melalui transformasi itu, PAM JAYA menegaskan komitmen untuk terus tumbuh sebagai perusahaan layanan air minum perpipaan yang profesional, inovatif, adaptif, dan  berorientasi pada kepentingan masyarakat Jakarta. 

Adapun perubahan status itu juga menjadi upaya PAM JAYA untuk menjawab tantangan sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) dengan penguatan tata kelola perusahaan dan pengembangan layanan yang lebih baik.

Selain itu, PAM JAYA juga membuka peluang kemitraan strategis untuk bisa mendapatkan pendanaan di luar penyertaan daerah. 

Baca juga: Tak Lagi Krisis Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan IPA Portabel PAM JAYA

Terkini Lainnya
Dari Air Sumur Kuning ke Air Jernih, Cerita Warga Condet Setelah Pakai PAM JAYA

Dari Air Sumur Kuning ke Air Jernih, Cerita Warga Condet Setelah Pakai PAM JAYA

PAM Jaya
Transformasi PAM JAYA Berbuah Prestasi, Raih 3 Rekor Muri dan Human Capital Award 2026

Transformasi PAM JAYA Berbuah Prestasi, Raih 3 Rekor Muri dan Human Capital Award 2026

PAM Jaya
Targetkan 100 Persen Air Minum Perpipaan pada 2029, PAM JAYA Resmi Jadi Perseroda Demi Layanan Kelas Dunia

Targetkan 100 Persen Air Minum Perpipaan pada 2029, PAM JAYA Resmi Jadi Perseroda Demi Layanan Kelas Dunia

PAM Jaya
Ketua Katar: Proyek Pipa PAM JAYA Investasi Peradaban untuk Selamatkan Jakarta

Ketua Katar: Proyek Pipa PAM JAYA Investasi Peradaban untuk Selamatkan Jakarta

PAM Jaya
PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagikan 357 Toren Gratis di Jaktim

PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagikan 357 Toren Gratis di Jaktim

PAM Jaya
PAM JAYA Tertibkan 15 Rumah Dinas di Pejompongan II, Penghuni Kooperatif Akan Dapa Bantuan Dana

PAM JAYA Tertibkan 15 Rumah Dinas di Pejompongan II, Penghuni Kooperatif Akan Dapa Bantuan Dana

PAM Jaya
Tak Lagi Krisis Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan IPA Portabel PAM JAYA

Tak Lagi Krisis Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan IPA Portabel PAM JAYA

PAM Jaya
Menandatangani NDA Bukan Sekadar Formalitas, tetapi Gerbang Kolaborasi dengan Tata Kelola Jelas

Menandatangani NDA Bukan Sekadar Formalitas, tetapi Gerbang Kolaborasi dengan Tata Kelola Jelas

PAM Jaya
Apresiasi Ibu di Hari Kartini, PAM JAYA Bagikan Toren Air Gratis

Apresiasi Ibu di Hari Kartini, PAM JAYA Bagikan Toren Air Gratis

PAM Jaya
 Sinergi PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagikan 270 Toren Air Gratis di Jakut

Sinergi PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagikan 270 Toren Air Gratis di Jakut

PAM Jaya
PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM JAYA Gelar Donor Darah, 1.849 Peserta Perempuan Antusias Daftar

PAM Jaya
Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

Kecakapan Komunikasi Digital Jadi Modal Utama Pemimpin Masa Depan

PAM Jaya
PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM JAYA Bangun Jaringan Perpipaan, Warga Muara Angke Tak Lagi Keluar Rp 1 Juta untuk Air Bersih

PAM Jaya
Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

Program Kartu Air Sehat PAM Jaya Beri Tarif Murah Bagi RTSS dan RTS

PAM Jaya
Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

Terdampak Pekerjaan PLN, PAM JAYA Umumkan Penghentian Produksi Sementara IPA Pulogadung Selama 4 Jam

PAM Jaya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com